Selasa, 25 Juni 2013


Kirim Dokumen Penting Dengan Tanda Tangan Elektronik Melalui Aplikasi HelloSing


Wah-wah-wah.....memang teknologi memberikan sekali manfaat dan kemudahan yang baik dalam kehidupan kita, baik dalam kemudahan dalam pekerjaan dan usaha kita, apalagi kalau kita membutuhkan tanda tangan untuk mengesahkan atau melegalisasi surat-surat penting demi kelancaran urusan pekerjaan dan usaha kita.
Nah sekarang telah ada aplikasi yang namanya HelloSing. software atau aplikasi ini sangat membantu untuk mendapatkan tanda tangan, baik tanda tangan Bos yang sedang berada diluar kota ataupun rekan dan mitra kerja yang sedang berada jauh dengan kita, dengan maksud membutuhkan waktu yang relatif lama untuk bertemu dengan mereka, sementara dokumen atau surat penting tersebut segera untuk ditanda tangani atau disahka. berikut adalah tulisan yang saya link kan melalui situs Tabloidpc plus dengan pannujuang@blogspot.com.
Bisakah kamu meminta seseorang untuk menandatangani sebuah formulir dari jarak jauh tanpa menggunakan kertas?
Jawaban dari pertanyaan di atas adalah ya. Rahasianya, pakai layanan HelloSign. Kamu bisa melakukannya melalui web browser, perangkat iDevice (iPhone, iPad, iPod Touch) atau Android. Enak bukan?
Cara kerja layanan HelloSign pun sangat sederhana. Kamu cukup mengunggah file atau gambar yang perlu dibubuhi tandatangan dengan HelloSign, lalu mengirimkannya ke orang yang akan menandatanganinya. Si penerima itu harus login ke HelloSign untuk kemudian memberikan tandatangannya pada form yang diterima. Setelah selesai, ia akan mengirimkan form kembali ke kamu.
Dengan menggunakan perangkat ponsel, kamu dapat memotret dokumen yang perlu diberi tandatangan, lalu mengirimnya langsung dari ponsel kamu. Mudah dan efisien bukan?
Mari kita praktekkan dengan langkah-langkah sederhana berikut.
t10-434-tt-gb011. Pertamatama, bikinlah akun baru kamu di HelloSign. Untuk pendaftaran, kamu dapat melakukannya melalui dua jalur. Jalur pertama langsung melalui situs https://www.hellosign.com. Jalur kedua adalah melalui aplikasi di iOS atau Android. Sebetulnya sama saja, tetapi untuk lebih ringkasnya kamu dapat menggunakan cara kedua. Untuk itu, pasanglah aplikasi hellosign dari iTunes App Store atau Google Play.
Pada halaman pertama dari HelloSign, cukup tap tombol [Sign Up], dan masukkan email serta password kamu.

t10-434-tt-gb022. Setelah kamu berhasil mendaftar, HelloSign akan mengirimkan e-mail untuk verifikasi e-mail yang kamu gunakan untuk pendaftaran. Disarankan untuk melakukan verifikasi dari komputer pribadi kamu. Silakan buka e-mail kamu, dan klik tombol [Verify your email address]. Setelah kamu klik tombol tersebut, situs halaman dashboard dari layanan HelloSign milik kamu akan terbuka.
t10-434-tt-gb033. Sekarang akun kamu telah aktif, dan HelloSign siap kamu gunakan. Oleh karena kamu mungkin juga perlu menandatangani dokumen yang dikirim ke kamu, sebaiknya kamu simpan tandatangan kamu dalam bentuk file gambar. Untuk menyimpan tandatangan kamu caranya sederhana kok. Kamu tidak perlu menyiapkan file khusus, cukup klik tombol panah ke bawah di sebelah kanan akun kamu, lalu klik menu [My signatures]. Untuk membubuhkan tandatangan kamu, klik bagian [Draw it in], dan silakan goreskan tandatangan kamu di kotak yang tersedia. Selanjutnya klik tombol [Next] dan [Save].
Selain cara di atas, ada beberapa cara lain yang tersedia. Mungkin kamu juga dapat menggunakan alternatif penyimpanan tandatangan di HelloSign pada menu [My signatures].
4. Sekarang kita akan coba meminta rekan kamu menandatangani sebuah surat atau formulir yang kamu kirimkan kepadanya. Untuk keperluan ini, ajaklah salah satu rekan kamu untuk mendaftarkan diri terlebih dulu ke HelloSign.
t10-434-tt-gb055. Misalnya kamu telah memiliki sebuah formulir atau surat yang telah kamu buat dalam bentuk format PDF. Maka, yang perlu kamu lakukan adalah membuka situs hellosign.com dan login dengan akun kamu dari komputer pribadi kamu. Selanjutnya pada bagian [Sign and send], masukkan file PDF kamu ke kotak [Drag files here …] dan klik tombol [Upload Files]. Setelah proses unggah selesai, ketikkan alamat e-mail teman kamu yang akan menandatangani, lalu klik tombol [Send it now].
6. Selanjutnya, HelloSign akan mengarahkan kamu ke bagian [Documents] yang berisi daftar dokumen yang kamu kirim, atau kamu terima, dengan berbagai statusnya.
t10-434-tt-gb077. Jika telah menerima dokumen PDF tadi, kamu harus membubuhkan tandatangan.. Untuk membutuhkan tandatangan, masuklah ke situs HelloSign, dan klik bagian [Documents]. Klik item dokumen yang kamu terima dan perlu ditandatangani, kemudian klik thumbnail dokumen yang dimunculkan di sisi kanan. Kamu akan diarahkan ke bagian [Sign and send]. Klik langsung link [Edit & Sign] yang berada sebelah thumbnail dokumen. Akan muncul sebuah dialog yang dapat menerima tandatangan kamu atau yang lain.
8. Silakan tambahkan tanda tangan kamu dari menu [Signature or Initials], dan letakkan tandatangan kamu di dokumen. Setelah selesai, simpan dengan klik tombol [Save]. Kirimlah dokumen yang telah kamu edit dengan mengklik tombol [Send it now].
t10-434-tt-gb099. Jika ternyata kamu ingin mengirimkan dokumen dan membutuhkan tandatangan dari ponsel kamu, aplikasi HelloSign untuk iOS atau Android dapat menjadi pilihan. Pada halaman utama HelloSign, cukup tap tombol [Scan], dan arahkan kamera kamu untuk mengambil gambar dari formulir cetak yang membutuhkan tandatangan. Setelah diambil, tap thumbnail hasil foto yang terletak di kiri bawah layar. Dari layar yang menampilkan hasil pemotretan, tap tombol [Next] untuk melanjutkan proses pengiriman. Pada halaman pertama ini, kamu dapat menambahkan goresan tandatangan kamu, teks, tanda cek, atau tanggal. Jika dirasa sudah lengkap, tap tombol [Send].
Cara Logout di AndroidHelloSign untuk iOS atau Android tidak menyediakan fasilitas logout. Khusus di Android, jika kamu ingin untuk logout, jalankan aplikasi Settings, dan tap Apps. Lanjutkan dengan tap item aplikasi HelloSign, dan tap saja tombol [Clear Data].
 t10-434-tt-gb10
 Naskah: Budi Susanto [budsus@gmail.com]

Evolusi Internet


Evolusi Internet
Internet = Computer to Computer -------- Computer to Smartphone ------ Internet Of Think ------- until Internet of Everything.
Konsep tersebut baru-baru ini telah dipublikasikan oleh salah satu Vendor ternama penyedia hardware device untuk Teknologi Informasi.
ORLANDO, SELASA - Pernah dengar tentang internet of everything (IoE)? Belum? Hmm, ini adalah istilah terbaru dari Cisco. Intinya tentang bagaimana semua yang ada di dunia ini akan terkoneksi.
“Terkoneksi ke mobil pintar, sumberdaya, perawatan kesehatan (health care), aplikasi pintar dan lain-lain,” kata Dave Evans (Cisco Futurist) dalam sambutannya di Cisco Live! kemarin sore (24/6/2013) di Orange Convention Center, Orlando, Florida, AS. “IoE mewakili Internet era baru,” tegasnya.
dave evans
Cisco Futurist, Dave Evans
Apa sih IoE itu? Ada empat hal yang tercakup di sini, yakni people (orang), process (proses), data dan things. Semuanya terkoneksi dalam jaringan. Teknologinya multipel. “Ada banyak definisi tentang IoE tetapi tetap semuanya untuk membawa ke arah koneksi,” ujar Evans.
Gampangnya begini. Bayangkan saja perubahan teknologi yang terjadi dalam 20 tahun terakhir dan jumlah koneksi yang terjadi. Banyak sekali bukan? Saat smartphone diperkenalkan sekitar 10 tahun lalu, world wide web masih dalam tahap bayi (1993).
Namun tahun lalu (2012), jumlah itu melompat sampai 1 miliar. Saat ini kita punya lebih dari 10 miliar perangkat yang terkoneksi. Dan jumlah barang yang terkoneksi ke jaringan terus meningkat – termasuk dari data, voice, video dan perangkat-perangkat pintar sampai aplikasi-aplikasi jenis baru. Maka nilai di sektor industri swasta saja diperkirakan melampaui U$ 14,4 triliun pada tahun 2022.
Alhasil tak mengherankan jika ada kebingungan tentang perbedaanantara Internet of Things (IoT) dan Internet of Everything (IoE). Perbedaannya memang tak kentara. IoT sudah merasuk ke hidup sehari-hari kita, misalnya dalam sensor mobil, dan menciptakan sistem yang kompleks dan independen dengan analitika satu tujuan.
Sementara itu IoE adalah kombinasi dari transisi teknologi dengan konvergensi suara, video, mobilitas, orang, proses, data dan lain-lain. ini menciptakan tingkatan baru dari network intelligence, atau jaringan dari jaringan di mana ada miliaran atau bahkan triliunan koneksi. IoE memadukan kepintaran, visibilitas, dan sekuriti dalam cara yang pada akhirnya akan mengantarkan sebuah nilai.
“IoE adalah evolusi dari IoT. Bukan semata-mata mengoneksikan segalanya, tetapi dibangun dari kerangka kerja IoT,” kata Evans.
“Ini bukan cuma koneksi tapi ada kemampuan-kemampuan baru yang dulu tidak ada. Misalnya tentang visibilitas, sumberdaya rantai pasokan. Kita bisa tahu siapa kamu dari data yang ada dan apa yang harus dilakukan,” kata Evans.
Lalu di mana peran Cisco? “Kami tetap akan sebagai jaringan proprietary tetapi IoE nantinya akan berbasis IP,” ungkap Evans. “Cisco akan tetap mendorong kota-kota pintar (smart cities),” tambahnya.
Evans mencontohkan arena health care yang menurutnya akan sangat terbantu dengan IoE. “Sekarang tools-nya tidak saling bicara, masih berupa silo-silo. Padahal health care itu universal dan pasti dibutuhkan semua orang. Perlu tools untuk bawa health care terkoneksi. Ini memang belum berubah secara radikal, masih mengikuti irama Moore’s Law yang berubah setiap 18 bulan. Tapi dalam beberapa tahun mendatang akan berubah secara radikal,” papar Evans.
inbar raab
Senior Director, Enterprise Network Cisco, Inbar Lasser-Raab
Manfaat yang bisa dipetik dari health care, jelas Inbar Lasser Raab (Senior Director, Enterprise Network, Cisco), antara lain dokter yang berjalan mengunjungi pasien rawat inap di kamar bisa mendapatkan informasi tentang pasien tersebut dari device yang dibawanya.
“Begitu dokter masuk pintu kamar, tabletnya akan mendapatkan informasi tentang pasien. Tidak perlu pakai kertas, sehingga lebih efisien. “Untuk X-ray, doketer juga bisa mendapatkan saran dari aplikasi, termasuk juga untuk berkonsultasi dengan dokter lain,” kata Raab
Semua ini bisa terjadi jika ada jaringan. “Maka dokter akan menghabiskan waktu lebih sedikit untuk menyediakan layanan berkualitas lebih tinggi ke pasiennya,” kata Raab.
Cuma tantangannya sekarang, kata Raab sambil mengutip data survei bulan Mei 2013 di 19 negara dengan responden masing-masing seratus orang, jaringannya belum siap.

Kamis, 20 Juni 2013

Dibalik kasat Mata

         Sudah 3 tahun lebih waktu yang telah berlalu, suka dan duka datangnya silih berganti, akur dan cekcok kemudian datang secara bergantian pula, yang dipicu hal-hal kecil, orang bilang itu mah persoalan sepeleh, namun kemudian hal itu dijadikan alasan agar terjadi ketidak cocokan. disadari memang dalam menjalin suatu hubungan, tidak akan terlepas dari hal-hal yang bisa membuat ketidak senangan, akan tetapi seiring waktu yang telah dilalui, mengapa hanya hal-hal yang sifatnya kecil bisa memicu percekcokan yang akibatnya semua yang telah dilalui bersama menjadi terungkit-ungkit kembali yang membuat kita merasa menyesal telah bertemu dengan dia.

        Kejadian yang seperti ini kerap sekali terjadi yang pemicunya bisa dengan alasan apa saja, apakah ini pertanda suatu ketidak cocokan lagi? atau ini adalah sebuah proses menuju kedewasaan.
Nah, kalau berbicara masalah kedewasaan, apakah identik dengan umur yang telah menginjak 40 tahun keatas? saya rasa tidak, karena ternyata ada seseorang yang telah berusia 40 tahun keatas, ternyata sikap perilaku tidak jauh beda dengan seseorang yang berusia lebih muda, namun sebaliknya ada juga seseorang yang usianya masih terbilang muda namun tindakan, sikap dan perilaku malah mencerminkan sikap yang semestinya harus dimiliki orang yang telah menginjak atau tergolong dewasa. entahlah, apakah karena zaman yang telah begitu maju dengan perubahannya.

Senin, 10 Juni 2013

Sony PlayStation cloud gaming service coming 2014.

Provider Game terkenal dunia yaitu Sony akan memberikan layannan yang berbasiskan awan atau yang dikenal dengan istilah Cloud, pada tahun depan. untuk selengkapanya silahkan diliahat link dibawah ini :

http://www.pocket-lint.com/news/121638-sony-playstation-cloud-gaming-service-coming-2014

Rabu, 22 Mei 2013

hanya belajar melingkan posting.....dan mengelolah blog...
Setting Up the ADT Bundle
The ADT Bundle provides everything you need to start developing apps, including a version of the Eclipse IDE with built-in ADT (Android Developer Tools) to streamline your Android app development. If you haven't already, go download the Android ADT Bundle. (If you downloaded the SDK Tools only, for use with an existing IDE, you should instead read Setting Up an Existing IDE.)

Install the SDK and Eclipse IDE
1. Unpack the ZIP file (named adt-bundle-adt-bundle-.zip) and save it to an    appropriate location, such as a "Development" directory in your home directory. 
2. Open the adt-bundle-/eclipse/ directory and launch eclipse. 

That's it! The IDE is already loaded with the Android Developer Tools plugin and the SDK is ready to go. To start developing, read Building Your First App. 

Caution: Do not move any of the files or directories from the adt-bundle- directory. If you move the eclipse or sdk directory, ADT will not be able to locate the SDK and you'll need to manually update the ADT preferences. 

Additional information 
As you continue developing apps, you may need to install additional versions of Android for the emulator and other packages such as the library for Google Play In-app Billing. To install more packages, use the SDK Manager. Everything you need to develop Android apps is on this web site, including design guidelines, developer training, API reference, and information about how you can distribute your app. For additional resources about developing and distributing your app, see the Developer Support Resources. 
http://developer.android.com/sdk/installing/bundle.html 

BONUS $100

Sound easy? Well it is! PtrVIPclub.com will pay you to receive and read email advertisements related to your selected interest. Introduce Pt...