Rabu, 29 September 2010

“Festival BLOG 2010”

" Internet Sehat Bikin Hebat "




Perkembangan teknologi dewasa ini sangatlah pesat berbagai kemudahan telah di fasilitasi oleh Pemerintah maupun Swasta.Dalam berkomunikasi tidak hanya menggunakan telepon tetap (fixed phone) tetapi telah diciptakan komunikasi secara mobile (bergerak) inilah yang menandakan perkembangan teknologi dalam berkomunikasi yang bisa menghubungkan seseorang dengan keluarga,teman,sahabat,rekan bisnis dan lain sebagainya dimanapun berada yang pastinya area-area yang dijangkau oleh signal operator telekomunikasi yang dipergunakan.Lain lagi dalam hal Access Internethttp://telkomspeedy.com/ yang dulunya kita hanya bisa mengakses melalui PC (Personal Computer) yang terhubung dengan salah satu ISP(Internet Service Provider)http://telkomspeedy.com/
fasilitas itu antara lain :
1.

Senin, 27 September 2010

Formula Bisnis

Joko Susilo dengan Formula Bisnisnya, pada prinsipnya sama dengan yang lain bahwa yang akan kita pelajari step demi step untuk mengikuti apa yang telah dilakukan oleh pendahulunya yang sudah sukses. Jadi kita sebenarnya tinggal mengikuti tanpa harus bersusah payah atau terbentur permasalahan permasalahan yang pernah dihadapi pendahulu kita. Yang perlu ditekankan dari produk Joko Susilo pada akhirnya nanti kita diminta untuk membuat e-book yang dipasar lagi dibutuhkan topiknya, yang kemudian dengan teknik reseller kita bisa mendapatkan uang yang lebih banyak lagi. Dan kembali permasalahannya adalah kebanyakan orang Indonesia sangat kurang kemampuannya dalam mengarang apalagi untuk membuat tulisan yang punya daya pikat untuk dijual. Jadi sebelum anda membeli sesuatu produk tanyakan dulu apa isi dari produk tersebut, sehingga kita tidak membeli kucing dalam karung. Beda lagi jika kita membelinya untuk tujuan menambah wawasan, yang memang uang yang kita belanjakan untuk membuat kita lebih mengerti. Jadi tidak ada salahnya jika anda harus bertanya kepada yang tahu banyak hal, sebelum melangkah. Sebagai contohnya adalah bukan tergiur terhadap kelebihan dari produk asuransi tapi kita harus tahu juga bagaimana cara claim yang mudah dan cepat, atau seperti kartu kredit bukan pada mudahnya didalam menggunakan serta fasilitasnya, namun juga pada permasalahan yang dihadapai dan trouble shooternya jika ada permasalahan. Intinya jadilah orang bijak dalam melangkah dan membelanjakan uang.

e-commerce dan e-bisnis

e-commerce dan e-bisnis
Romi Satria Wahono dengan e-commerce dan e-bisnisnya, sebuah produk yang sangat maju kedepan dan tahun tahun mendatang jika pasar sudah bisa menerima pasti akan diaplikasikan dalam internet khususnya di Indonesia. Dengan pembahasan yang dari sudut keilmuan, yang mana sesuai dengan otak encernya Bp. Romi Satria Wahono yang mulai kecil sudah juara kelas sampai dengan di LIPIpun masih selalu juara. Dengan menggunakan teknik ALGORITMA kita bisa dibawa ke sebuah website yang nantinya bisa booming atau terkenal di dunia internet. Oleh sebab itu sangat kami sarankan khususnya yang para lulusan IT dan para Web Designer untuk mempelajari hal ini sehingga jika kita diminta membuat web, tidak hanya membuat secara manis bangunannya namun bisa mempopolerkan web tersebut. Kembali kami sampaikan untuk mudah memahaminya kami buatkan ilustrasi bahwa jika anda mendirikan ruko, anda bukan hanya Developernya atau tukang kayu dan tukang batunya yang hanya mendirikan ruko tersebut. Tapi juga bertanggung jawab kepada bagaimana membuat ruko tersebut ramai dikunjungi orang dan tentunya banyak juga yang beli. Dengan tulisan tulisan yang ditayangkan Romi Satria Wahono dan kita bisa mempelajarinya secara gratis seharusnya kita bisa mengambil manfaat besarnya, jangan sebaliknya karena banyak aplikasi matematikanya sehingga kita jadi malas. Kembali lagi kelemahan ketiga dari kebanyakan orang Indonesia adalah tidak suka matematika (yang pertama tidak bisa Bahasa Inggris, yang kedua tidak bisa Mengarang, yang ketiga malas belajar Matematika)

Multi Level Marketing

MULTI LEVEL MARKETING (MLM)
Yang main di MLM baik MLM murni maupun MLM yang sudah dimodifikasi. Karena setelah kami amati bahwa teknis cara berdagang di MLM sangat banyak diterapkan dalam menjalankan bisnis di internet, sebagai contohnya adalah reseller karena ini adalah bagian dari cara MLM. Yang mana kita banyak temui didunia internet hampir semuanya menggunakan teknis ini untuk mempercepat laju bisnisnya, mulai dari yang jual pulsa atau jual produknya. Untuk perihal tersebut tidak ada salahnya kita pelajari beberapa sistem MLM yang selanjutnya kita bisa terapkan dalam berbisnis di internet apalagi ditunjang dengan dengan penggunaan Facebook dan Youtube. Namun perlu diingat adalah menyesuaikan dengan target pasar yang diinginkan itu yang apa.

internet marketing

Apa Saja Yang Dipelajari di Sekolah Internet Marketing

Dari sekian banyak materi yang dipelajari di Asian Brain Internet Marketing Center, berikut ini adalah beberapa diantaranya:


Internet Marketing Basic - mencakup semua hal yang kita butuhkan untuk memulai bisnis online, termasuk juga panduan affiliate marketing bagi pemula.

Internet Marketing Case Studies - Hasil interview Ahira dengan Internet Marketer Top dunia dan diberikan gratis untuk member Asian Brain IMC setiap bulan

Asian Brain Hot Niche Marketing - mencakup 35 sampai 50 ide bisnis yang akan sangat membantu kita memilih dan memulai bisnis online. Ide ini diberikan setiap bulan. Jadi kita tidak usah repot - repot dan bingung lagi untuk menentukan ide bisnis yang mau dilakoni.

Modul Target Marketing - Panduan bagaimana anda mengetahui apa yang sangat diinginkan pasar saat ini. Modul panduan paling mahal yang pernah ditulis oleh Anne Ahira?

Asian Brain Affiliate Program - Program ini merupakan ajang latihan dan sarana praktek bagi sebagian peserta. Ya belajar sekaligus juga bisa menghasilkan uang. Komisinya Rp. 100.000 per klien per bulan. Tetapi program ini tidak wajib diikuti. Jadi Anda jangan berpikir bahwa Anda HANYA akan mendapatkan keuntungan dengan cara menjual keanggotaan Asian Brain. Ada ribuan bisnis yang tersedia di bisnis online. Itu fokus yang kita pelajari.

Modul Adsense - Panduan setahap demi setahap bagaimana kita dapat menghasilkan ribuan Dollar dari Adsense. Panduan lengkap apa yang HARUS anda lakukan dan yang JANGAN Anda lakukan.

Modul SEO - Panduan setahap demi setahap bagaimana cara mengoptimasikan website Anda dan mendapatkan Traffic Gratis dari Search Engine seperti Google, Yahoo, Altavista, dsb.

Modul Iklan PPC - Panduan setahap demi setahap bagaimana CARA CEPAT mempromosikan bisnis/website Anda dari Google Adwords, Yahoo Search Marketing dan lain-lain.

Panduan Membuat Blog - Bagaimana membuat dan menghasilkan profit dari blog yang kita jalankan dan caranya akan sangat bertolak belakang dengan apa yang Anda sedang pikirkan saat ini.

Asian Brain Live Chat - Live Chat khusus untuk member Asian Brain yang berisi tentang strategi marketing terkini. Melalui Live Chat ini Anda akan dapat berkomunikasi dan berinteraksi langsung dengan Anne Ahira dan sesama ABers (member asian brain) lainnya di seluruh Tanah Air. Live Chat adalah suatu program yang selalu ditunggu oleh seluruh ABers karena di live chat inilah rahasia demi rahasia bagaimana menghasilkan uang dari Internet dibocorkan oleh Ahira.

Jumat, 06 Agustus 2010

keutamaan bulan suci Ramadhan

Keutamaan Bulan Ramadhan

Alhamdulillah, wa shalaatu wa salaamu ‘ala Rosulillah wa ‘ala aalihi wa shohbihi ajma’in.

Sebentar lagi kita akan menginjak bulan Ramadhan. Sudah saatnya kita mempersiapkan ilmu untuk menyongsong bulan tersebut. Insya Allah, kesempatan kali ini dan selanjutnya, muslim.or.id mulai menampilkan artikel-artikel seputar puasa Ramadhan. Semoga dengan persiapan ilmu ini, ibadah Ramadhan kita semakin lebih baik dari sebelumnya.

Ramadhan adalah Bulan Diturunkannya Al Qur’an

Bulan ramadhan adalah bulan yang mulia. Bulan ini dipilih sebagai bulan untuk berpuasa dan pada bulan ini pula Al Qur’an diturunkan. Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman,

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآَنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ

“(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu.” (QS. Al Baqarah: 185)

Ibnu Katsir rahimahullah tatkala menafsirkan ayat yang mulia ini mengatakan, ”(Dalam ayat ini) Allah Ta’ala memuji bulan puasa –yaitu bulan Ramadhan- dari bulan-bulan lainnya. Allah memuji demikian karena bulan ini telah Allah pilih sebagai bulan diturunkannya Al Qur’an dari bulan-bulan lainnya. Sebagaimana pula pada bulan Ramadhan ini Allah telah menurunkan kitab ilahiyah lainnya pada para Nabi ’alaihimus salam.”[1]

Setan-setan Dibelenggu, Pintu-pintu Neraka Ditutup dan Pintu-pintu Surga Dibuka Ketika Ramadhan Tiba

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ وَصُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ

”Apabila Ramadhan tiba, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan pun dibelenggu.”[2]

Al Qodhi ‘Iyadh mengatakan, “Hadits di atas dapat bermakna, terbukanya pintu surga dan tertutupnya pintu Jahannam dan terbelenggunya setan-setan sebagai tanda masuknya bulan Ramadhan dan mulianya bulan tersebut.” Lanjut Al Qodhi ‘Iyadh, “Juga dapat bermakna terbukanya pintu surga karena Allah memudahkan berbagai ketaatan pada hamba-Nya di bulan Ramadhan seperti puasa dan shalat malam. Hal ini berbeda dengan bulan-bulan lainnya. Di bulan Ramadhan, orang akan lebih sibuk melakukan kebaikan daripada melakukan hal maksiat. Inilah sebab mereka dapat memasuki surga dan pintunya. Sedangkan tertutupnya pintu neraka dan terbelenggunya setan, inilah yang mengakibatkan seseorang mudah menjauhi maksiat ketika itu.” [3]

Terdapat Malam yang Penuh Kemuliaan dan Keberkahan

Pada bulan ramadhan terdapat suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan yaitu lailatul qadar (malam kemuliaan). Pada malam inilah –yaitu 10 hari terakhir di bulan Ramadhan- saat diturunkannya Al Qur’anul Karim.

Allah Ta’ala berfirman,

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ (1) وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ (2) لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ (3

”Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada lailatul qadar (malam kemuliaan). Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al Qadr: 1-3).

Dan Allah Ta’ala juga berfirman,

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ

”Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan.” (QS. Ad Dukhan: 3). Yang dimaksud malam yang diberkahi di sini adalah malam lailatul qadr. Inilah pendapat yang dikuatkan oleh Ibnu Jarir Ath Thobari rahimahullah[4]. Inilah yang menjadi pendapat mayoritas ulama di antaranya Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma.[5]

Bulan Ramadhan adalah Salah Satu Waktu Dikabulkannya Do’a

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ لِلّهِ فِى كُلِّ يَوْمٍ عِتْقَاءَ مِنَ النَّارِ فِى شَهْرِ رَمَضَانَ ,وَإِنَّ لِكُلِّ مُسْلِمٍ دَعْوَةً يَدْعُوْ بِهَا فَيَسْتَجِيْبُ لَهُ

”Sesungguhnya Allah membebaskan beberapa orang dari api neraka pada setiap hari di bulan Ramadhan,dan setiap muslim apabila dia memanjatkan do’a maka pasti dikabulkan.”[6]

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ثَلاَثَةٌ لاَ تُرَدُّ دَعْوَتُهُمُ الصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ وَالإِمَامُ الْعَادِلُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ

“Tiga orang yang do’anya tidak tertolak: orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan do’a orang yang dizholimi”.[7] An Nawawi rahimahullah menjelaskan, “Hadits ini menunjukkan bahwa disunnahkan bagi orang yang berpuasa untuk berdo’a dari awal ia berpuasa hingga akhirnya karena ia dinamakan orang yang berpuasa ketika itu.”[8] An Nawawi rahimahullah mengatakan pula, “Disunnahkan bagi orang yang berpuasa ketika ia dalam keadaan berpuasa untuk berdo’a demi keperluan akhirat dan dunianya, juga pada perkara yang ia sukai serta jangan lupa pula untuk mendoakan kaum muslimin lainnya.”[9]

Raihlah berbagai keutamaan di bulan tersebut, wahai Saudaraku!

Semoga Allah memudahkan kita untuk semakin meningkatkan amalan sholih di bulan Ramadhan.

Selasa, 16 Maret 2010

airos

AirOS-Quick Setup Guide
From Ubiquiti Wiki
Jump to: navigation, search
Contents
[hide]
• 1 AirOS Quick Setup Guide
o 1.1 Step 1 - Login to the web management
o 1.2 Step 2 - Configure the network settings
o 1.3 Step 3 - Configure the basic wireless settings
o 1.4 Step 4 - Specify the IEEE 802.11 settings
o 1.5 Step 5 - Specify the wireless security mode
o 1.6 Step 6 - Change administrator password
o 1.7 Step7 - Apply the changes

AirOS Quick Setup Guide
Quick Setup Guide describes the configuration steps for the AirOS powered subscriber station (wireless client - bridge) use case.
NanoStation2, LiteStation2 and PowerStation2 operate in IEEE 802.11b/g modes, while NanoStation5, LiteStation5 and PowerStation5 operate in IEEE 802.11a mode. All the devices can operate in Client (Station), Access Point/Repeater and WDS modes.
Note: the screenshots in this document represent PowerStation2 graphical user interface but they are also fully applicable for NanoStation2 and LiteStation2 series devices. The graphical user interface elements which are specific for the NanoStation5, LiteStation5 and PowerStation5 are described individually in the AirOS User's Guide.
This document will guide you through quick and easy configuration of the subscriber station (client bridge) including:
• Changing of the IP settings (static or dynamic),
• Defining the ESSID to which the subscriber station will be associated,
• Defining the basic wireless settings, IEEE 802.11 mode,
• Defining the wireless security mode (None, WEP, WPA™ or WPA2™),
• Changing the administrator’s password.
For the detailed setup and configuration instructions, please refer to the chapter AirOS User's Guide.
Follow these steps for subscriber station quick setup via web-browser interface:
Step 1 - Login to the web management
Open the web browser and type the default IP address of the AirOS powered device http://192.168.1.20 into the browser address field. You will be prompted to enter the default administrator login credentials:
User Name: ubnt
Password: ubnt
After successful administrator log on you will see the Main page of the web management interface.
Note: your PC should have the pre-configured static IP address from the 192.168.1.0 subnet (with netmask 255.255.255.0) in order to establish the connection with the subscriber station on the same physical network segment.
Step 2 - Configure the network settings

The IP configuration is required for device management purposes.
IP addresses can either be retrieved from a DHCP server or configured manually. Use the Network page for the IP settings configuration:






Network Mode: specify the Bridge operating mode (selected by default). Router operating mode configuration is described in the AirOS User's Guide.
Bridge IP Address: specify the IP mode:
DHCP – choose this option to assign the dynamic IP address, Gateway and DNS address by the local DHCP server.
Static – choose this option to assign the static IP address for the device management.
IP Address: enter IP address of the device.
Netmask: enter a subnet mask of the device.
Gateway IP: enter a Gateway IP address.
Primary DNS IP: enter a DNS IP address.
Click Change button to save the changes.
Step 3 - Configure the basic wireless settings

Use Link Setup page to specify the ESSID of the Access Point to which the subscriber station will be associated:

Wireless Mode: specify the Station wireless mode (selected by default) for the subscriber station functionality.
ESSID: specify the ESSID of the Access Point which the subscriber station should associate to. There can be several Access Points with the same ESSID. The list of the available Access Points can be retrieved using the Select button, which activates Site Survey tool.
MAC Clone: this option makes the subscriber station transparent while acting as the PC which is connected to the LAN port (Ethernet interface). MAC Cloning option is effective for one and the only PC connected to the subscriber station’s LAN port. Subscriber station will authenticate and associate to the chosen Access Point using the MAC address of the PC.
Lock to AP MAC: specify the MAC address of the one and the only wireless network device which the subscriber station will associate to (optional). Locking to one particular AP MAC will disable roaming between several Access Points with the same ESSID. Refer to the section Basic Wireless Settings in the AirOS User's Guide for more detailed configuration information.
Step 4 - Specify the IEEE 802.11 settings

Select the subscriber station wireless network mode which defines the standard used for the communication with the Access Point. B/G mixed mode (compatible with both 802.11b and 802.11g) is selected by default:
Country Code: specify the country in which the subscriber station will be used. The channel list, output power limits, IEEE 802.11 and Channel Spectrum Width modes will be tuned according to the regulations of the selected country.
IEEE 802.11 Mode: select the IEEE 802.11 mode of your wireless network.
• PowerStation2/LiteStation2/Nano Station2 supported IEEE 802.11 modes:
B only – connect to a 802.11b only network.
B/G Mixed – connect to a 802.11b/g network (selected by default).
G only – connect to a 802.11g only network.
• PowerStation5/LiteStation5/Nano Station5 supported IEEE 802.11 modes:
A – connect to a 802.11a network (selected by default).
Channel Spectrum Width: select the wireless channel spectrum width of your wireless network:
5MHz – is the channel spectrum with the width of 5 MHz (also known as Quarter-Rate mode).
10MHz – is the channel spectrum with the width of 10 MHz (also known as Half-Rate mode).
20MHz – is the standard channel spectrum width (selected by default).
PowerStation5/LiteStation5/Nano Station5 additionally supports 40MHz – the widest channel spectrum width required to connect to a 802.11a network which supports Static Turbo feature.
Step 5 - Specify the wireless security mode

Choose the security method according to the Access Point security policy. Subscriber station should be authorized by Access Point in order to get access to the network and all the user data transferred between subscriber station and Access Point will be encrypted if the wireless security methods are used:
Security: select the security mode of your wireless network:
WEP – enable WEP encryption.
WPA – enable WPA™ security mode.
WPA-TKIP – enable WPA™ security mode with TKIP support only.
WPA-AES – enable WPA™ security mode with AES support only.
WPA2 – enable WPA2™ security mode.
WPA2-TKIP – enable WPA2™ security mode with TKIP support only.
WPA2-AES – enable WPA2™ security mode with AES support only.
Authentication Type: one of the following authentication modes should be selected if WEP security method is used:
Open Authentication – station is authenticated automatically by AP (selected by default).
Shared Authentication – station is authenticated after the challenge, generated by AP.
WEP Key Length: 64-bit (selected by default) or 128-bit WEP Key length should be selected if WEP security method is used.
Key Type: HEX (selected by default) or ASCII option specifies the character format for the WEP key if WEP security method is used.
WEP Key: WEP encryption key for the wireless traffic encryption and decryption should be specified if WEP security method is used:
For 64-bit – specify WEP key as 5 HEX (0-9, A-F or a-f) pairs (e.g. 00112233AA) or 5 ASCII characters.
For 128-bit – specify WEP key as 13 HEX (0-9, A-F or a-f) pairs (e.g. 00112233445566778899AABBCC) or 13 ASCII characters.
Key Index: specify the Index of the WEP Key used.
WPA Authentication: one of the following WPA™ key selection methods should be specified if WPA™ or WPA2™ security method is used:
PSK – WPA™ or WPA2™ with Pre-shared Key method (selected by default).
EAP – WPA™ or WPA2™ with EAP (Extensible Authentication Protocol) IEEE 802.1x authentication method. This option is used in Enterprise networks.
WPA Pre-shared Key: the pass phrase for WPA™ or WPA2™ security method should be specified if the Pre-shared Key method is selected. The pre-shared key is an alpha-numeric password between 8 and 63 characters long.
Refer to the section Basic Wireless Settings in the AirOS User's Guide for more detailed configuration information.
Click Change button to save the changes.
Step 6 - Change administrator password

For the security reasons the default administrator’s password should be changed immediately.
Use the System menu and specify the parameters:



Current Password: enter a current administrator password (“ubnt” by default). Default administrator username is also “ubnt”.
New Password: enter a new password used for administrator authentication.
Verify Password: re-enter the new password to verify its accuracy.
Click Change button to save the changes.
Step7 - Apply the changes
After each configuration change the informational message suggesting you to apply changes and reboot the device will appear:
Click the Apply button to apply the changes and reboot the device.
Click Discard button to discard the changes and start the configuration over again.

Pop-up progress window will appear during the Apply operation:




After the configuration of the general settings, the device is ready for basic operation. Web interface can be used for further device configuration. Please refer to the AirOS User's Guide for detailed configuration instructions.
Retrieved from "http://www.ubnt.com/wiki/index.php?title=AirOS-Quick_Setup_Guide"

Senin, 08 Februari 2010

Bab II
Etika dan Moral dalam Menggunakan Teknologi Informasi dan
Komunikasi
Dalam dunia Teknologi Informasi (atau IT/Information Technology), masalah yang
berhubungan dengan etika dan hukum bermunculan, mulai dari penipuan, pelanggaran,
pembobolan informasi rahasia, persaingan curang sampai kejahatan yang sifatnya pidana
sudah sering terjadi tanpa dapat diselesaikan secara memuaskan melalui hukum dan
prosedur penyidikan yang ada saat ini, mengingat kurangnya landasan hukum yang dapat
diterapkan untuk perbuatan hukum yang spesifik tersebut seperti pembuktian dan alat
bukti.
Terdapat dua jenis peraturan, yaitu peraturan tidak tertulis berupa norma yang berlaku,
dan peraturan tertulis berupa perundang-undangan yang secara resmi disahkan oleh suatu
lembaga yang berwenang. Norma yang berlaku sebenarnya tidak ada kepastian secara
hukum, namun masyarakatlah yang dapat menilai apakah prilaku seseorang sesuai dengan
norma atau tidak. Sedangkan undang-undang jelas mengatur apa saja yang harus dan tidak
boleh dilakukan. Begitu pula dalam teknologi informasi, terdapat norma yang membatasi
seseorang dalam menghadapi teknologi ini berupa etika dan moral, dan terdapat pula
hukum dan perundang-undangan yang mengatur dengan jelas apa yang boleh dan tidak
boleh dilakukan.
2.1. Undang-undang Hak Cipta dan Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI)
Di awal pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri telah disahkan dua buah undangundang,
yaitu tentang Paten dan Merek pada tahun 2001 yang telah disahkan pada tanggal
1 Agustus 2001. Kemudian pada tanggal 29 Juli 2002 kembali disahkan Undang-undang
mengenai Hak Cipta. Dengan demikian, Undang-undang Perlindungan Hak atas
Kekayaan Intelektual (HaKI) meliputi UU RI No. 14 Tahun 2001 tentang Paten, UU RI
No. 15 Tahun 2001 tentang Merek, dan UU RI No. 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta.
Semua perundang-undangan tersebut ditujukan untuk melindungi hak atas kekayaan
Pengantar Komputer Budi Setyono 25/64
intelektual. Pada materi kali ini akan dikhususkan pada pembahasan mengenai Undangundang
Hak Cipta dalam menghadapi teknologi informasi.
Perlindungan Hak Cipta tidak diberikan kepada ide atau gagasan karena karya cipta harus
memiliki bentuk yang khas, bersifat pribadi dan menunjukkan keaslian sebagai Ciptaan
yang lahir berdasarkan kemampuan, kreativitas, atau keahlian sehingga Ciptaan itu dapat
dilihat, dibaca, dan didengar.
Undang-undang No. 19 Tahun 2002 Tentang Hak Cipta terdiri, dari 15 bab, 78 pasal.
Adapun inti dari tiap bab, antara lain:
Bab I : Ketentuan Umum
Bab II : Lingkup Hak Cipta
Bab III : Masa Berlaku Hak Cipta
Bab IV : Pendaftaran Ciptaan
Bab V : Lisensi
Bab VI : Dewan Hak Cipta
Bab VII : Hak Terkait
Bab VIII : Pengelolaan Hak Cipta
Bab IX : Biaya
Bab X : Penyelesaian Sengketa
Bab XI : Penetapan Sementara Pengadilan
Bab XII : Penyidikan
Bab XIII : Ketentuan Pidana
Bab XIV : Ketentuan Peralihan
Bab XV : Ketentuan Penutup
Untuk lebih jelas lagi sebaiknya langsung bereferensi pada buku Undang-undang
Perlindungan HaKI yang memuat juga penjelasannya. Buku undang-undang tersebut yang
sudah tersebar di mana-mana.
Pengantar Komputer Budi Setyono 26/64
Tugas 2.1.
a. Apa saja yang mencakup UU tentang HaKI?
b. Mengapa hak cipta ide dan gagasan tidak dilindungi secara hukum? Jelaskan!
c. Buat komentar mengenai isi tentang Undang-undang perlindungan HaKI, khususnya
Undang-undang RI No. 19 tahun 2002 tentang Hak Cipta.
Pengantar Komputer Budi Setyono 27/64
2.2. Etika dalam Teknologi Informasi dan Menghargai Karya Orang Lain
Teknologi informasi (IT), erat kaitannya dengan teknologi komputer (sebagai perangkat
keras/hardware), dan program aplikasi (sebagai perangkat lunak/software). Keduanya
berkembang begitu pesat akhir-akhir ini. Barang siapa menguasai teknologi informasi,
maka dia tidak akan ketinggalan. Permasalahan yang ada, di satu sisi kebutuhan akan
sistem komputer terus bertambah, di sisi lain daya beli terhadap perangkat baru semakin
menurun, terutama dengan nilai tukar rupiah yang terus merosot. Sebagian software baru
cenderung membutuhkan spesifikasi hardware yang lebih tinggi dari sebelumnya. Kondisi
demikian memancing masyarakat yang gemar ngutak-atik teknologi informasi untuk
melakukan hal-hal yang bertentangan dengan norma dan hukum untuk mendapatkan
keuntungan dari tindakannya tersebut.
Tindakan penggunaan teknologi informasi yang bertentangan dengan moral dan undangundang
yang berlaku dan banyak dibicarakan saat ini, antara lain:
a. Hacking/cracking
Tindakan pembobolan data rahasia suatu institusi, membeli barang lewat internet dengan
menggunakan nomor kartu kredit orang lain tanpa izin (carding) merupakan contohcontoh
dari tindakan hacking. Orang yang melakukan hacking disebut hacker. Begitu pula
dengan membuka kode program tertentu atau membuat suatu proses agar beberapa tahap
yang harus dilakukan menjadi terlewatkan (contoh: cracking serial number) apabila
dilakukan tanpa izin juga merupakan tindakan yang menyalahi hukum.
b. Pembajakan
Mengutip atau menduplikasi suatu produk, misalkan program komputer, kemudian
menggunakan dan menyebarkan tanpa izin atau lisensi dari pemegang hak cipta
merupakan pembajakan, dan masuk kategori kriminal. Contohnya, ketika seseorang
menduplikasi program Microsoft Office, kemudian diinstalasi tanpa membeli lisensi yang
sah. Walaupun memang harga lisensi program tersebut relatif mahal untuk ukuran rataPengantar
Komputer Budi Setyono 28/64
rata pendapatan per kapita di Indonesia, namun apabila tindakan tersebut dituntut oleh
pemegang hak cipta, maka pelaku pembajakan yang dalam posisi lemah akan dikenai
sanksi dan konsekuensi sesuai hukum yang berlaku.
c. Browsing situs-situs yang tidak sesuai dengan moral dan etika kita
Membuka situs dewasa bagi orang yang belum layak merupakan tindakan yang tidak
sesuai dengan norma dan etika. Teknologi internet yang dapat memberikan informasi
tanpa batas akan mengakibatkan tindakan yang beragam, mulai dari tindakan-tindakan
positif sampai negatif. Orang yang tahu akan manfaat internet dan memanfaatkan secara
positif akan mendapatkan hasil yang positif pula, dan begitu juga sebaliknya.
Untuk menanggulangi perilaku di atas, maka dikeluarkanlah undang-undang. Bagi yang
melanggar akan mendapatkan konsekuensi sesuai dengan apa yang telah dikerjakannya.
dan tidak kalah pentingnya dukungan segenap masyarakat baik itu keluarga, teman, serta
lingkungan masyarakat lainnya untuk mendukung dan menyadari akan pentingnya
pemanfaatan teknologi informasi dengan benar.
Pembajakan software yang sudah menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia ini harus
mulai disapu bersih karena akan menyebabkan hasil karya produk Teknologi Informasi
Indonesia tidak diakui dunia internasional. Demikian salah satu kesimpulan National Open
Source Workshop and Conference (Noswoc) di Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta
25-26 September 2000 (www.detik.com, Kamis (28/9/2000).
Untuk menghadapi masalah seperti ini, tergantung kita sebagai pengguna yang harus
pintar-pintar mengatur pengeluaran disesuaikan dengan kebutuhan. Tidak ada salahnya
membeli software yang membutuhkan biaya lisensi tinggi apabila diperlukan. Namun
dengan adanya kemajuan teknologi software yang tidak terbatas di seluruh penjuru dunia
memicu kita untuk mencari dan terus mencari software dengan biaya murah tapi
performance/kinerja yang tidak kalah dengan software mahal. Bahkan sekarang ini banyak
software yang free atau bebas digunakan tanpa diharuskan membeli lisensi yang cukup
mahal, mengingat keadaan perekonomian kita yang belum begitu membaik.
Pengantar Komputer Budi Setyono 29/64
Oleh karena itu, jalan keluarnya jika merasa berat untuk membeli lisensi program yang
komersil, gunakanlah program yang open source atau free yang memiliki lisensi murah
atau bahkan gratis. Banyak produsen atau komunitas pengembang software yang
mengedarkan produknya secara gratis/free, tergantung kejelian kita dalam memilih
barang. Misalnya, program yang setara dengan Microsoft Office yaitu Open Office.org.
Open Office.org merupakan program yang dijalankan pada platform Linux, dan Linux pun
merupakan Operating System yang open source juga.
Pengantar Komputer Budi Setyono 30/64
Tugas 2.2.
a. Apakah yang dimaksud dengan pembajakan!
b. Adakah alternatif dalam menghadapi praktek pembajakan di Indonesia, namun dengan
biaya seminimal mungkin?
c. Apa yang anda peroleh dari internet?
d. Apakah semua informasi yang ada di internet itu benar dan jujur?
Pengantar Komputer Budi Setyono 31/64
Kunci Jawaban:
Tugas 2.1.
a. UU RI No. 14 Tahun 2001 tentang Paten, UU RI No. 15 Tahun 2001 tentang Merek,
dan UU RI No. 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta.
b. Karena tidak tampak, tidak memiliki bentuk yg khas, tidak dapat dibaca, dilihat, dan
didengar. Akan sulit untuk menyelidiki ide dan gagasan yang memiliki karakteristik di
atas
c. Jawaban pada bagian ini dapat beragam tergantung dari pemahaman masing-masing
siswa. Alangkah baiknya jika para siswa menelaah tentang undang-undang ini
langsung pada buku pegangan mengenai perundang-undangan HaKI.
Pengantar Komputer Budi Setyono 32/64
Tugas 2.2.
a. Proses penggandaan hak cipta orang lain tanpa disertai dengan syarat-syarat yang
harus dipenuhi untuk mendapatkan lisensi dari produk tersebut.
b. Menggunakan free dan/atau open source program
c. Banyak, informasi-informasi yang dibutuhkan. Tergantung kita memanfaatkannya
bagaimana, positif atau negatif.
d. Tidak selalu.
Pengantar Komputer Budi Setyono 33/64
Bab III
Pengenalan Sistem Operasi dan Manajemen File
Pada bab ini akan dibahas mengenai sistem operasi, program aplikasi, dan pengelolaan file
yang bakal sering ditemui oleh pemakai komputer saat menggunakan perangkat elektronik
tersebut.
3.1. Operasi Dasar Komputer dan Pengenalan Sistem Operasi (Operating
System/OS)
Untuk membuat sistem operasi dan program aplikasi serta sistem komputer yang
digunakan dapat berjalan baik dan memiliki umur yang lebih panjang, ialah dengan
melakukan proses menyalakan dan mematikan (shutdown) komputer dengan benar.
a. Menghidupkan dan Mematikan Komputer
Tahapan menghidupkan komputer antara lain:
- Menyalakan stabilizer (jika ada),
- Menyalakan komputer dengan memijit power komputer, biasanya terletak di
bagian depan casing (boks tempat komponen utama komputer)
- Menyalakan monitor. Akan terlihat komputer melakukan booting, setelah itu
masuk sistem operasi, misal Sistem Operasi Windows98. Pada setting tertentu,
untuk menjaga keamanan, ada kalanya sistem meminta user name dan password
(proses log on/log in).
Setelah selesai menggunakan komputer, maka jangan langsung mematikan komputer
melalui tombol power atau menarik langsung kabelnya. Ada prosedur khusus yang
harus dilakukan untuk mematikannya. Jika prosedur tersebut tidak dilakukan maka
umur komputer akan semakin pendek dan kemungkinan rusak akan terjadi.
Lain halnya dengan menghidupkan komputer yang tinggal memijit tombol power,
mematikan komputer terlebih dahulu haruslah melalui program yang fungsi
Pengantar Komputer Budi Setyono 34/64
aplikasinya biasa disebut dengan shut down atau ada versi lain yang memakai istilah
turn off computer. Shut down didapat dengan:
- Klik start pada tool bar,
- Kemudian klik “shut down”. Akan ada dialog box yang mengkonfirmasikan
apakah komputer benar-benar akan dimatikan (shut down), stand by atau hanya
restart.
- Pilih “turn off” atau “shut down” untuk mematikan komputer.
- Klik OK, dan tunggu beberapa saat sampai komputer tersebut mati dengan
sendirinya atau jika tidak mati secara otomatis maka matikan melalui tombol
power. Tanda kalau komputer aman dimatikan biasanya dengan adanya pesan: It’s
now safe to turn off your computer.
Gambar 3.1. Mengoperasikan fungsi shut down dari start menu
Pengantar Komputer Budi Setyono 35/64
Gambar 3.2. Kotak dialog untuk konfirmasi apakah
komputer akan dimatikan, restart, atau hanya stand by
Seperti halnya pada sistem operasi Windows98, proses mematikan komputer pada sistem
operasi Linux pun sama mudahnya, antara lain (contoh berikut pada sistem operasi Linux
Mandrake 9.2 dengan jenis desktop KDE 3.1):
Klik Menu Utama “K” (identik dengan tombol start pada Windows) | log off ‘User’ | pilih
turn off | Ok
atau:
Klik kanan pada desktop | log off ‘User’ | pilih turn off | Ok
Gambar 3.3. Tampilan desktop pada sistem operasi Linux Mandrake9.2, tidak jauh berbeda dengan
sistem operasi Windows
Setelah dipilih tombol OK, sistem akan melakukan proses shut down, kemudian komputer
aman untuk dimatikan, atau pada jenis CPU tertentu komputer akan mati dengan
sendirinya.
Klik “menu
utama” di sini
Pengantar Komputer Budi Setyono 36/64
Mengapa proses tersebut harus dilakukan, karena saat proses shut down, semua proses dan
program yang tadinya dibuka, seperti file, screen saver, dan program lainnya yang berada
di memori dikembalikan ke harddisk sebagai media penyimpanan data yang permanen.
Dengan demikian, komputer tidak akan “kaget” saat dimatikan.
b. Sistem Operasi dan Program Aplikasi
Pada sub-bab ini akan dibahas mengenai pengenalan Sistem Operasi (OS) dan program
aplikasi. Sistem operasi dibutuhkan untuk mendukung pengembangan dan pengoperasian
program aplikasi. Sedangkan program aplikasi, atau singkatnya disebut juga aplikasi saja
atau program saja, merupakan program yang dibangun berisikan fungsi atau metode
spesifik yang digunakan langsung oleh user, misalnya aplikasi perkantoran/ office (Ms.
Word), grafis (Corel Draw), dan sebagainya.
Sistem operasi merupakan sebuah penghubung antara pengguna dari komputer dengan
perangkat keras komputer. Pengertian sistem operasi secara umum ialah pengelola seluruh
sumber-daya yang terdapat pada sistem komputer dan menyediakan sekumpulan layanan
(system calls) ke pemakai sehingga memudahkan dan menyamankan penggunaan serta
pemanfaatan sumber-daya sistem komputer
Sebuah perangkat komputer canggih tanpa sistem operasi ibarat sebuah perusahaan besar
tanpa karyawan, yang mana perusahaan tersebut akan tidak berjalan sebagaimana
mestinya. Atau dapat pula diibaratkan sebuah negara besar tanpa pemerintahan.
Perintah-perintah yang dilakukan oleh pengguna komputer untuk memanfaatkan sumber
daya komputer yang ada seperti proses pencetakan, proses scanning (pengambilan
gambar), proses pengetikan, dan proses-proses lainnya dikerjakan oleh sistem operasi
yang berbentuk software atau sekumpulan baris program.
Seiring dengan berkembangnya pengetahuan dan teknologi, pada saat ini terdapat berbagai
sistem operasi dengan keunggulan masing-masing. Untuk lebih memahami sistem operasi
Pengantar Komputer Budi Setyono 37/64
maka sebaiknya perlu diketahui terlebih dahulu beberapa konsep dasar mengenai sistem
operasi itu sendiri.
Tujuan mempelajari sistem operasi sebelum mempelajari software-softare yang lainnya
diantaranya adalah untuk mengetahui perintah-perintah dasar dari mengoperasikan
komputer serta untuk dapat terbiasa bernavigasi dengan komputer,
Dengan semakin cepatnya teknologi berkembang, serta semakin banyaknya orang untuk
mempelajari komputer, pada saat ini banyak sekali terdapat sistem operasi yang masingmasing
memiliki kekurangan dan kelebihan.
Apakah semua sistem operasi sama?
Pada dasarnya cara kerja semua sistem operasi adalah sama, namun perbedaannya antara
lain adalah cara bernavigasi, ketersediaan informasi mengenai sistem operasi tersebut,
dominasi pasar, software atau progrram aplikasi pendukung, dan lain-lain.
Saat ini sistem operasi yang paling banyak digunakan adalah Microsoft Windows yang
dikembangkan perusahaan Microsoft Corporation di Bellevue, Washington yang dulunya
dikepalai oleh William Bill Gates sebagai pengembang sistem operasi Microsoft (Ms.).
Sebelum Ms. Windows mucul, operating system pertama kali yang di kembangkan oleh
Microsoft Coporation adalah MS-DOS yang kini telah banyak ditinggalkan oleh pengguna
komputer.
Perusahaan Microsoft memasarkan produk Windows versi pertama pada tahun 1985. Pada
saat itu, kelebihan Windows dari versi sebelumnya adalah kemudahannya untuk
digunakan (user friendly) karena menggunakan sistem GUI (Graphical User Interface)
yaitu perintah komputer yang dilakukan melalui gambar-gambar atau grafik (tinggal click
and drag) yang telah dirancang untuk memudahkan user (pengguna komputer) untuk
melakukan perintah-perintah komputer (bernavigasi), kemudian kelebihan lainnya adalah
multitasking (yaitu dapat mengerjakan beberapa program serentak dalam bentuk windows
Pengantar Komputer Budi Setyono 38/64
(jendela) yang dapat berpindah dari satu windows ke windows yang lain, dan dapat
mentransfer informasi diantara aplikasi.
Perkembangan Operating System Windows
Windows 3.0 di-release tahun 1990
Windows 95 di-release tahun 1995
Windows 98 di-release tahun 1998
Windows 98 SE di-release tahun 1999
Windows Me di-release tahun 2000
Windows 2000 Profesional di-release tahun 2000
Windows XP di-release tahun 2001
Alangkah baiknya jika mempelajari pula sistem operasi lain selain Microsoft Windows,
seperti sistem operasi Linux secara lebih dalam lagi. Pembahasan Linux pada bab ini
dibahas sepintas saja hanya sebagai pembanding kalau ternyata Linux itu
pengoperasiannya tidak jauh berbeda dengan Windows. Dengan mengetahui lebih dari
satu jenis sistem operasi, diharapkan dapat membandingkan kemudian mengetahui
kelebihan dan kekurangan masing-masing sistem operasi tersebut.
Mengoperasikan Sistem Operasi Windows
Walaupun begitu banyak sistem operasi yang beredar di dunia ini, namun hanya sedikit
saja yang kita kenali dan gunakan, seperti sistem operasi Windows, Unix, dan Linux. Pada
pembahasan kali ini, studi kasus dilakukan pada sistem operasi Windows 98 karena saat
ini sistem operasi ini masih banyak digunakan. Pada Windows mulai versi Windows 95,
Windows 98, Windows ME, Windows 2000, sampai Windows XP memiliki fitur dan
arsitektur yang tidak jauh berbeda. Dengan demikian, jika telah menguasai sistem operasi
Windows 98, maka tidak akan sulit untuk mempelajari lebih jauh sistem operasi Windows
versi lainnya. Ditampilkan pula beberapa contoh screenshoot tampilan window dari Linux
Mandrake 9.2 sebagai pembanding dan informasi bahwa menggunakan Linux tidak jauh
berbeda dengan Windows, karena masing-masing telah menggunakan GUI.
Pengantar Komputer Budi Setyono 39/64
*catatan: harus dibedakan antara Windows sebagai sistem operasi (seperti Ms. Windows
98™), dan window(s) yang memiliki arti tampilan GUI program aplikasi atau sistem
operasi, yang memang menyerupai jendela-jendela.
Desktop Komputer
Desktop komputer merupakan tampilan utama sistem operasi setelah proses loading
pertama kali komputer dinyalakan. Desktop ini merupakan ibarat sebuah meja kerja,
dimana terdapat perangkat-perangkat kerja mana saja yang akan digunakan. Pada desktop
komputer terdapat menu atau ikon yang dapat di-klik sebagai shortcut (cara cepat) untuk
mengoperasikan software yang diperlukan.
Gambar 3.4. Desktop Windows
Pengantar Komputer Budi Setyono 40/64
Gambar 3.5. Desktop Linux
Memanggil program
Program-program yang telah terinstalasi di komputer berada di start menu program yang
dapat dipilih mana program aplikasi yang akan dijalankan.
Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut
- Klik Start di bagian kiri bawah
- Pilih program, dengan menggeser posisi pointer ke menu program di bagian atas
- Kemdian akan muncul menu dan pilih salah satu program/aplikasi yang akan
dijalankan dengan menggeser posisi kursor tersebut dan mengklik mouse.
Berikut adalah contoh memilih program yang akan di panggil.
Desktop
Menu Utama
Desktop Icon
Aplikasi yang
sedang dibuka
Pengantar Komputer Budi Setyono 41/64
Gambar 3.6. Memanggil program Ms. Word
Menutup Program
Menutup program aplikasi haruslah dilakukan setelah program tersebut digunakan, hal ini
untuk menghemat memori komputer serta agar windows komputer terlihat rapih
Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
- Klik file kemudian pilih close
- Atau dengan mengklik langsung tanda silang di bagian kanan atas
Pengantar Komputer Budi Setyono 42/64
Gambar 3.7. Aplikasi Word Processor pada Windows98 (Ms. Word)
Gambar 3.8. Aplikasi Word Processor pada Linux (OpenOffice.org Writer)
Apabila dipijit tombol pada keyboard ctrl+alt+del, maka akan muncul window
sebagaimana pada Gambar 3.9. Pada window tersebut terdapat pilihan End Task, yaitu
Pengantar Komputer Budi Setyono 43/64
menutup program. Hal ini dapat dilakukan pula jika kondisi program sedang hank/not
responding.
Gambar 3.9. Window Task Manager, menampilkan program yang sedang running
Gambar 3.10. Window Task Manager pada Windows XP
Pengantar Komputer Budi Setyono 44/64
Soal Latihan 3.1.
1. Apa yang di maksud dengan Operating System ?
2. Apa peran sistem operasi dalam sebuah sistem komputer?
3. Tuliskan sistem operasi yang anda kenal
4. Jelaskan pengertian berikut pada sistem komputer:
a. Hardware (perangkat keras)
b. Software (perangkat lunak)
5. Apa yang dimaksud dengan program aplikasi
6. Tuliskan contoh aplikasi yang beroperasi pada Windows, linux, dan beroperasi pada
keduanya!
7. Apa yang dimaksud dengan istilah free dan open source! Berikan contoh software-nya.
8. Apakah pengertian dari ikon ?
9. Langkah apa yang harus dilakukan untuk menutup sebuah program aplikasi?, sebutkan
2 alternatif
10. Bagaimana cara mematikan komputer yang benar?
Pengantar Komputer Budi Setyono 45/64
3.2. Manajemen File: Menggunakan Windows Explorer (Windows) atau Konqueror
(Linux) untuk Mengelola File dan Folder
Manajemen file dalam sistem operasi keluaran Microsoft Windows dapat dilakukan
dengan memanfaatkan fungsi dan fasilitas yang ada pada program aplikasi file manager
Windows Explorer (lihat gambar 3.11). Sedangkan untuk Linux, dalam hal ini Mandrake
9.2, dapat menggunakan aplikasi Konqueror (lihat gambar 3.12). Aplikasi-aplikasi
tersebut berfungsi untuk mengelola file dan folder, seperti menyalin file menjadi dua atau
lebih salinan, menghapus atau memindahkan file atau folder ke tempat lain, seperti ke
dalam disket atau folder lainnya.
Penggunaan menu dan operasi-operasi file pada Windows Explorer dan Konqueror ini
relatif mudah digunakan dan sederhana. Umumnya, Windows Explorer dieksekusi lewat:
Start Menu | Program | Accessories | Windows Explorer. Atau cara cepatnya dengan klik
kanan pada Start Menu, kemudian pilih Explorer. Sedangkan untuk mengelola file dengan
Konqueror, jika kita mengklik suatu direktori/folder, akan muncul dengan sendirinya,
misal: direktori ‘Home’, klik menu utama | Home.
Gambar 3.11. Tampilan Window Explorer, file manager tool pada sistem operasi Windows 98
Pengantar Komputer Budi Setyono 46/64
Gambar 3.12. Tampilan Konqueror, sebagai file manager tool pada sistem operasi Linux
Mandrake 9.2
a. Menu
Menu berisi kumpulan fungsi yang ada pada tampilan graphical user interface (GUI).
Dengan menu akan memudahkan melakukan operasi pada objek file maupun folder.
Contoh menu yang ada pada Windows Explorer yaitu: File, Edit, View, Go, Favorites,
Tool, Help. Sedangkan pada Konqueror: Location, Edit, View, Go, Bookmark, Tools,
Settings, Windows, Help. Apabila salah satu menu tersebut di-klik, akan keluar (pulldown)
item-item menu lainnya yang menunjukkan fungsi lebih spesifik, seperti pada menu
Edit, terdapat menu item: undo, cut, copy, paste, select All, dan lainnya. Sebenarnya,
menu-menu yang mempermudah dalam pengelolaan ataupun perubahan file tidak hanya
terdapat pada File Manager saja, Aplikasi seperti Internet Explorer, Microsoft Word,
Open Office.org serta aplikasi office lainnya banyak memanfaatkan kemudahan menu
tersebut.
Pengantar Komputer Budi Setyono 47/64
Gambar 3.13. Contoh tampilan Menu pull-down Window Explorer pada Windows 98
b. Folder dan File
Folder ialah tempat disimpannya satu atau lebih file komputer. Dalam bahasa Inggris,
folder artinya map, file sebagai berkas yang ada dalam map tersebut. Dengan adanya
folder dengan diberi nama tertentu yang berisi sekumpulan file diharapkan pengelolaan
penyimpanan data komputer dapat lebih teratur, rapi, tidak berceceran, dan mudah dicari.
File ialah elemen data pada penyimpanan sistem file. Dalam konteks sistem komputer, file
merupakan sebuah arsip/catatan/berkas yang disimpan dalam format digital. Karakteristik
file antara lain:
- Disimpan dalam bentuk besaran bytes (besaran pada penyimpanan data digital
- Memiliki kapasitas terbatas
- Disimpan dalam sistem penyimpanan yang tidak mudah hilang (permanen), tidak
ikut hilang saat komputer dimatikan
- Tersimpan dalam sebuah direktori (ruang/space pada sistem penyimpanan
komputer).
Pengantar Komputer Budi Setyono 48/64
- Memiliki nama. Nama file tersebut dapat dilibatkan saat melakukan operasi file,
seperti perintah operasi delete file pada DOS prompt> c:\delete test.txt. Dalam hal
ini, test.txt merupakan nama file.
c. Tipe Data File
Tipe data file pada komputer dapat berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan dan
peruntukannya. Tipe data file tersebut antara lain berupa file image (gambar),
audio/audio-video (suara dan gambar hidup/film), text, file program, dan sebagainya.
Dalam penulisan nama file, perbedaan tipe data tersebut dibedakan pada penamaan
ekstensi dari nama file yang bersangkutan. Dengan adanya ekstensi, sebuah file dibaca
oleh OS (misal Windows) serta diasosiasikan dengan program yang sesuai. Ekstensi
sebuah file ditunjukkan dengan 3 digit abjad atau angka dibelakang nama file yang
dipisahkan dengan sebuah tanda titik. Sebuah ekstensi file diberikan berdasarkan jenis file
yang bersangkutan. Misalnya untuk file program, ekstensinya adalah .exe, ekstensi file ini
merupakan singkatan dari jenis file yang bersangkutan, yaitu EXEcutable. Contoh lainnya,
nama file: intro.mp3, merupakan file dengan nama intro dan ektensi .mp3, merupakan file
audio dengan format mp3; bab3.doc merupakan file dengan nama bab3 dan ekstensi .doc,
ekstensi yang merupakan singkatan dari DOCument.
Program aplikasi yang diinstalasi pada suatu OS, baik Windows, Linux ataupun OS
lainnya, akan membaca dan mengolah file yang memiliki ekstensi tertentu yang
dikenalinya. File dengan ekstensi .doc dapat dibaca oleh program aplikasi Ms. Word, file
dengan ekstensi .mp3 dapat dibaca oleh aplikasi mp3 player seperti winAmp. Dan
sebaliknya pula, file .mp3 tidak dapat dibaca (sulit dikenali) oleh Ms. Word, begitu pula
file .doc tidak dapat dibaca oleh winAmp.
Tugas: Carilah tipe data file selain contoh ekstensi file di atas beserta program aplikasi
yang dapat membaca dan mengolah file-file tersebut!
Pengantar Komputer Budi Setyono 49/64
d. Operasi File dan Folder
Operasi file dan folder relatif mudah jika dilakukan pada file manager seperti Windows
Explorer maupun Konqueror yang telah menggunakan graphical user interface. Berikut
ini beberapa operasi yang sering kali dilakukan pengguna (contoh kasus pada Windows
Explorer, secara umum cara pengoperasiannya relatif sama dengan Konqueror).
Membuat folder baru: Pilih menu: File | New | Folder. Tersedia pula pilihan untuk
membuat file baru dengan jenis file tertentu, seperti file txt, doc, zip, dan sebagainya.
Folder atau file baru tersebut akan tersimpan pada folder/direktori yang sedang dibuka
saat itu.
Gambar 3.14. Tampilan membuat folder baru pada Windows Explorer
Membuat folder/file baru dapat dilakukan pula dengan cara klik kanan tombol mouse pada
direktori yang akan disimpannya folder/file baru tersebut. Misal saat membuka folder My
Documents: klik kanan tombol mouse (pada kolom kanan) | New | Folder.
Pengantar Komputer Budi Setyono 50/64
Gambar 3.15. Tampilan membuat folder baru yang ditempatkan di folder My Documents
Kemudian di kolom bagian kanan akan muncul folder baru dengan nama ‘New Folder’
yang siap untuk diganti dengan nama sesuai dengan keinginan. Jika folder tersebut akan
diganti namanya dengan nama folder yang lain maka klik folder tersebut (yang akan di
ganti namanya) kemudian tekan F2 pada keyboard atau klik kanan, kemudian pilih
rename, kemudian ganti nama folder dengan nama yang diinginkan. Klik kanan | Rename |
tulis nama baru | Enter.
Gambar 3.16. Rename, dengan cara klik kanan pada folder yang akan diganti namanya
Pengantar Komputer Budi Setyono 51/64
Gambar 3.17. Mengganti nama folder
Drag and Drop, ialah memindahkan file/folder pada layar monitor dengan memilih
file/folder tersebut kemudian menekan terus tombol mouse selama mouse tersebut
digerakkan sampai pada posisi file/folder tersebut akan disimpan. Contoh, saat
memindahkan ikon dari satu posisi ke posisi lain pada desktop; dan memindahkan file ke
folder lain pada Windows Explorer.
Tombol mouse yang ditekan terus tersebut bisa tombol kiri maupun kanan. Bedanya, jika
tombol kanan yang ditekan, saat melepas tombol tersebut akan muncul pilihan apakah
file/folder tersebut akan dikopi, dipindah, buat shortcut baru, atau cancel untuk
membatalkan proses. Sedang jika tombol kiri hanya memindahkan atau mengkopi
file/folder dari posisi (path) lama ke posisi baru.
Berikut ini contoh copy file dengan cara drag and drop:
- Klik file yang akan di copy
- Kemudian tahan klik tersebut dengan mouse klik kiri
- Sambil menahan klik tersebut, arahkan kursor mouse ke tempat tujuan untuk
mengcopy dan lepaskan klik tersebut di tempat tujuan copy
- Hati-hati dalam mengcopy dengan cara ini, sebab jika menarik langsung dalam satu
kolom maka file tersebut akan pindah dan bukan copy
Pengantar Komputer Budi Setyono 52/64
Gambar 3.18. Drag and drop dengan klik kiri
Gambar 3.19. Drag and drop dengan menekan tombol kanan mouse
Format drive. Apabila disk diformat, maka data yang ada pada disk tersebut akan hilang.
Contoh kasus berikut melakukan format pada drive a: yaitu floppy disk. Adapun tahapan
yang dapat dilakukan ialah:
1. Masukkan disket tersebut ke dalam Floppy Disk
2. Klik mouse pointer pada drive A:\
Pengantar Komputer Budi Setyono 53/64
3. Klik kanan pada mouse kemudian akan muncul menu dan klik Format
4. Pilih format type full untuk diisk baru, atau quick untuk menghapus saja.
5. Masukkan label dengan nama sesuai kehendak
6. Klik start dan tunggu beberapa saat sampai proses format selesai
7. Kemudian Klik OK dan disket telah siap digunakan untuk diisi dengan data baru
sesuai kehendak
Gambar 3.20. Format disket, dipinggirnya progress proses format
Format dapat dilakukan pula pada DOS prompt. Posisikan kursor pada drive sistem, misal
drive c:\ . kemudian ketik perintah “format ”. Lengkapnya akan ditampilkan:
c:\format a:
Untuk melakukan format pada drive lain dengan cara yang sama.
Pengantar Komputer Budi Setyono 54/64
Gambar 3.21. Format disket pada DOS prompt
Copy file, dapat dilakukan dengan cara:
- drag and drop (telah dibahas sebelumnya)
- klik kanan pada file yang akan dicopy, kemudian pilih copy. Setelah itu klik kanan
pada folder tempat akan disimpannya file tersebut kemudian pilih paste.
- Klik file yang akan di copy | Klik menu edit | Pindahkan kursor ke folder yang
dituju | kemudian klik edit menu |pilih paste.
- Klik file yang akan di copy | klik tombol copy pada toolbar di atas | Pindahkan
kursor ke folder yang dituju | klik tombol paste pada toolbar.
Pengantar Komputer Budi Setyono 55/64
Gambar 3.22. Copy file dari menu atau toolbar
Gambar 3.23. Copy file pada drive a:
Pada prinsipnya, copy file dari harddisk ke disket atau sebaliknya sama saja dengan copy
file ke CD. Namun untuk copy file ke CD terdapat sedikit perbedaan yaitu terdapat satu
Pengantar Komputer Budi Setyono 56/64
tambahan proses yang biasa disebut burn atau write CD. Adapun tahapan copy data ke
CD, antara lain:
- Buka program aplikasi burning CD, seperti Nero, atau untuk Windows XP dapat
dilakukan langsung di Windows Explorer
- Copy data ke drive CD yang telah tersedia
- Burn CD, dengan cara memilih pada menu yang ada pada Aplikasi burning CD
(misal Nero) atau pilih ‘write file to CD’ bila melakukan copy data pada Windows
Explorer XP.
Menghapus file atau folder, dapat dilakukan dengan beberapa cara sebagai berikut:
1. Pilih folder/file yang akan dihapus, kemudian tekan tombol delete pada keyboard,
tekan “yes” jika ada konfirmasi untuk penghapusan file.
2. Pilih folder/file yang akan dihapus, kemudian klik delete pada toolbar (tombol di atas),
jika ada konfirmasi maka tekan “yes”.
3. Pilih folder yang akan di hapus, kemudian pilih menu file dan pilih delete, jika ada
konfirmasi maka klik “yes”.
4. Pilih folder/file yang akan dihapus, kemudian klik kanan, pilih delete, jika ada
konfirmasi maka klik “yes”.
Pengantar Komputer Budi Setyono 57/64
Gambar 3.24. Delete file dengan klik kanan pada item yang akan dihapus
Mengembalikan file atau folder yang terhapus, atau tidak sengaja terhapus dapat
dilakukan dengan cara menggunakan fasilitas “recycle bin”. Fasilitas ini untuk
menampung sementara file-file yang belum lama terhapus, namun tidak semua file yang
terhapus dapat dikembalikan seperti semula. Jika kapasitas disk penuh atau file tersebut
telah benar-benar terhapus maka file tersebut tidak dapat dikembalikan seperti semula
Adapun caranya adalah sebagai berikut
1. Tutup semua aplikasi yang sedang berjalan
2. Double Klik “recycle bin” pada icon-icon yang berada di desktop
3. Cari file yang telah terhapus dan yang akan dikembalikan
4. Klik kanan pada nama file atau folder tersebut, kemudian klik restore, maka file yang
terhapus tadi telah kembali ke tempat semula
Pengantar Komputer Budi Setyono 58/64
Gambar 3.25. Mengembalikan data dari Recycle bin
Pengantar Komputer Budi Setyono 59/64
Soal Latihan 3.2.
1. Apa yang dimaksud dengan:
a. File
b. Folder
c. Ekstensi File
2. Tuliskan beberapa contoh jenis ekstensi file serta program yang mengasosiasikannya!
3. Berikan contoh program yang digunakan untuk mengelola file?
4. Jika membuka 2 dua buah program sekaligus, maka tombol apa yang digunakan untuk
berpindah dari satu program ke program lainnya?
5. Bagaimana cara mengembalikan file yang telah terhapus ?
6. Apakah fungsi dari format?
7. Fungsi apakah yang digunakan untuk menyalin atau menduplikasi file? Apakah file
tersebut dapat di duplikasi lebih dari dua buah?
8. Apakah fungsi dari cut? Jelaskan dengan singkat langkahnya?
Pengantar Komputer Budi Setyono 60/64
Kunci Jawaban
Jawaban Soal Latihan 3.1:
1. Sistem operasi merupakan sebuah penghubung antara pengguna dari komputer dengan
perangkat keras komputer. Pengertian sistem operasi secara umum ialah pengelola
seluruh sumber-daya yang terdapat pada system komputer dan menyediakan
sekumpulan layanan (system calls) ke pemakai sehingga memudahkan dan
menyamankan penggunaan serta pemanfaatan sumber-daya sistem komputer
2. OS sebagai perantara antara hardware dan program aplikasi yang beroperasi pada
suatu komputer. OS mengatur semua kegiatan seperti menjalankan program aplikasi,
mengatur alokasi pemakaian memori dan sistem penyimpanan data.
3. Windows, Unix, Linux, Ms DOS
4. Hardware: perangkat/komponen komputer yang tampak dan dapat disentuh, seperti
chip, processor, kabel, keyboard
Software: perangkat komputer berupa program dan dapat diinstalisasi pada komputer
kemudian dieksekusi untuk selanjutnya digunakan oleh pengguna
5. Application software, atau program aplikasi, atau singkatnya disebut juga aplikasi,
merupakan program yang dibangun berisikan fungsi atau metode spesifik yang
digunakan langsung oleh user, misalnya aplikasi perkantoran (office), aplikasi
akunting, AutoCad, dan lain-lain. Program aplikasi ini digunakan oleh user untuk
melakukan pengolahan data sesuai kebutuhan, seperti kebutuhan pengetikan, maka
digunakan program aplikasi perkantoran Microsoft Word (Windows) atau Open
Office.org (Linux).
6. Microsoft Office (Windows), Open Office.org (Linux), dan contoh aplikasi yang dapat
dijalankan di keduanya ialah program aplikasi basis data MySQL.
7. Free: bebas di-download dan digunakan tanpa harus mengurus atau membayar
izin/lisensi, kalaupun diharuskan membayar, hanyalah untuk biaya instalasi
(packaging). Misal: Java Compiler
Open Source: program yang bahasa kodenya dipublikasikan, dan diperbolehkan untuk
dikembangkan lebih lanjut. Contoh: Linux.
Pengantar Komputer Budi Setyono 61/64
8. Ikon merupakan gambar atau objek kecil yang mewakili suatu program, perintah atau
aplikasi tertentu yang mana bila ikon tersebut di klik akan mengeksekusi atau
membuka aplikasi tertentu
9. Alternatif 1 : Pilih menu file kemudian klik close atau exit
Alternatif 2 : Tekan tombol secara bersamaan Alt + F4
Alternatif 3 : Tekan tanda silang “X” pada windows sebelah kanan atas
10. - Pastikan semua program telah ditutup
- Klik Start Menu Program
- Pilih Menu Shut Down
- Klik Shut Down dan Tekan Enter atau Klik OK
KATA PENGANTAR


Sistem Informasi Manajemen salah satu matakuliah wajib bagi mahasiswa yang mengambil jurusan yang berbasis komputer. Matakuliah ini memberikan gambaran kepada mahasiswa apa yang dimaksud dengan system dan informasi, serta bagaimana mengelola informasi untuk memecahkan masalah.
Buku pegangan ini dibagi dalam 7 bab. Konsep dasar mengenai system informasi berbasis komputer dibahas dalam bab 1, 2, dan 3. Setelah landasan terbentuk, dijelaskan teori system yang mendasari komputasi bisnis. Bab 4, model sistem perusahaan secara umum dan menjelaskan operasi bisnis dalam istilah system, bab 5, pendekatan system, menyediakan kerangka kerja untuk memahami bagaimana manajer dan spesialis informasi memecahkan masalah. Bab 6 Metodologi Siklus Hidup Sistem, menjelaskan kerangka kerja yang telah dibuat untuk pengembangan system.
Akhir kata, penyusun berharap semoga buku ini bermanfaat bagi pembacanya, dan penyusun menyadari bahwa masih banyak kekurangan dalam penyusunan buku pegangan ini, oleh karena itu saran dan kritik dari pembaca yang bersifat positif dan membangun sangat diharapkan.

Surakarta, Agustus 2005



Penyusun




DAFTAR ISI



KATA PENGANTAR I
DAFTAR ISI II
BAB 1. MANAJEMEN INFORMASI 1
MANAJEMEN INFORMASI 1
Jenis-jenis Utama Sumber Daya 1
Manajemen Sumber Daya 1
Bagaimana Informasi Dikelola 1
PERHATIAN PADA MANAJEMEN INFORMASI 1
Kompleksitas Kegiatan Bisnis yang Meningkat 1
Kemampuan komputer yang semakin baik 2
SIAPAKAH PARA PEMAKAI 2
Para pemakai komputer 2
Dimana Para Manajer 3
APA YANG DILAKUKAN PARA MANAJER 4
Fungsi - fungsi Manajemen 4
Peran-peran Manajerial 4
KEAHLIAN MANAJEMEN 5
Komunikasi 5
Pemecahan masalah (problem solving) 5
PENGETAHUAN MANAJEMEN 6
Mengerti Komputer (computer literacy) 6
Mengerti Informasi (information literacy) 6
MANAJER DAN SISTEM 6
Sistem 6
Elemen-elemen Sistem 6
Sistem Lingkaran Terbuka (Open Loop System) 7
SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER 7
Spesialis informasi 7
Mencapai CBIS 8
BAB II PERUSAHAAN DAN LINGKUNGANNYA 9
ELEMEN LINGKUNGAN PERUSAHAAN 9
SUMBER DAYA INFORMASI 9
Jenis-jenis Sumber Daya Informasi 9
Mengelola sumber daya informasi 10
END USER COMPUTING SEBAGAI MASALAH STRATEGIS 10
JENIS APLIKASI PEMAKAI AKHIR 11
MANFAAT END USER COMPUTING 11
RESIKO END USER COMPUTING 11
KONSEP MANAJEMEN SUMBER DAYA INFORMASI 12
ELEMEN-ELEMEN IRM 12
BAB III. PENGENALAN E-COMMERCE 13
PENDAHULUAN 13
KELEBIHAN ELECTRONIC COMMERCE 14
KEUNTUNGAN E-COMMERCE 16
PELUANG E-COMMERCE 17
DEFINISI ELECTRONIC COMMERCE 18
RUANG LINGKUP E-COMMERCE 19
KERANGKA DASAR E-COMMERCE 20
BAB IV. MODEL SISTEM UMUM PERUSAHAAN 22
MODEL 22
KEGUNAAN MODEL 23
MODEL SISTEM UMUM 23
Sistem Fisik 23
Sistem Konseptual 24
Sistem Lingkaran Terbuka 24
Sistem Lingkaran Tertutup 24
Dimensi Informasi 25
Pasar Swalayan 25
BAB V. PENDEKATAN SISTEM 26
PENDAHULUAN 26
PEMECAHAN MASALAH 26
STRUKTUR MASALAH 27
PENDEKATAN SISTEM 27
TAHAP PEMECAHAN MASALAH 28
Usaha persiapan 28
Usaha definisi 28
Usaha pemecahan 29
FAKTOR MANUSIA YANG MEMPENGARUHI PEMECAHAN MASALAH 29
Merasakan masalah 29
Mengumpulkan informasi 29
Menggunakan informasi 30
BAB VI. METODOLOGI SIKLUS HIDUP SISTEM 31
SIKLUS HIDUP SISTEM (WATERFALL APPROACH) 31
Pengelolaan Siklus Hidup 31
Tahap-tahap Siklus Hidup Sistem 32
Memantau kemajuan proyek 32
PENDEKATAN LAIN 34
Prototyping 34
Jenis-jenis prototype 35
Keuntungan Prototyping 37
Potensi Kegagalan Prototyping 37
Kapan Prototyping digunakan? 37
DAFTAR PUSTAKA 38

BAB 1. MANAJEMEN INFORMASI

MANAJEMEN INFORMASI
Jenis-jenis Utama Sumber Daya
Manajer mengelola 5 jenis utama sumber daya :
1. Manusia
2. Material
3. Mesin (termasuk fasilitas dan energi)
4. Uang
5. Informasi (ternasuk data)
Empat jenis sumber daya yang pertama memiliki wujud, disebut sumber daya fisik. Informasi memiliki nilai dari apa yang diwakilinya disebut sumber daya konseptual. Tugas manajer adalah mengelola sumber daya agar data digunakan dengan cara yang paling efektif. Para menajer menggunakan sumber daya konseptual untuk mengelola sumber daya fisik.

Manajemen Sumber Daya
• Sumber daya diperoleh dan disusun agar siap digunakan saat diperlukan
• Setelah penyusunan sumber daya, manajer berusaha untuk memaksimalkan penggunaannya
• Meminimalkan waktu yang terbuang dan menjaganya agar berfungsi pada efisiensi puncak
• Akhirnya manajer mengganti sumber daya ini sebelum sumber daya tersebut usang dan tidak efisien
Bagaimana Informasi Dikelola
Aktivitas memperoleh informasi, menggunakannya seefektif mungkin dan membuangnya pada saat yang tepat disebut Manajemen Informasi.

PERHATIAN PADA MANAJEMEN INFORMASI
Kompleksitas Kegiatan Bisnis yang Meningkat
1. Pengaruh Ekonomi Internasional
• Pengaruh tersebut dapat terlihat pada nilai relatif mata uang dari setiap negara
• Ex. Akhir th. 1980-an banyak turis AS yang memutuskan untuk berlibur di Mexico
2. Persaingan Dunia
• Dampak persaingan dapat terlihat pada impor dari luar negeri
• Ex. Akhir th. 1991 General Motor menutup banyak pabriknya
3. Kompleksitas Teknologi yang Meningkat
• Perusahaan melakukan investasi pada teknologi supaya dapat melaksanakan operasi yang diperlukan
• Ex. Perusahaan mail order AT&T
4. Batas Waktu yang Singkat
• Para wiraniaga melakukan pemasaran melalui telepon (telemarketing) untuk menghubungi pelanggan mereka
• Perintah penjualan dikirim secara elektronik dari satu komputer ke yang lain
• Pabrik membuat jadwal pengiriman material agar tiba tepat pada waktunya
5. Kendala-kendala Sosial
• Keputusan - keputusan bisnis harus didasarkan pada faktor-faktor ekonomis, tapi keuntungan dan biaya sosial harus juga dipertimbangkan
• Ex. perluasan pabrik, produk baru, tempat penjualan baru harus dipertimbangkan dampaknya terhadap lingkungan.

Kemampuan komputer yang semakin baik
• pemakai sekarang tidak memandang komputer sebagai sesuatu yang istimewa tapi sebagai bagian peralatan kantor yang dibutuhkan
• pemakai sekarang sangat mungkin memiliki komputer mikro
• banyak komputer mikro yang dihubungkan dengan komputer-komputer lain dalam suatu jaringan.

SIAPAKAH PARA PEMAKAI
Para pemakai komputer
1. Manajer
Gagasan untuk menggunakan komputer sebagai suatu SIM, merupakan suatu terobosan karena menyadari kebutuhan para manajer akan informasi untuk pemecahan masalah.
2. Non-Manajer
3. Orang -orang dan organisasi-organisasi dalam lingkungan perusahaan
Dimana Para Manajer
1. Tingkat - tingkat Manajemen
 Tingkat Perencanaan Strategis (Strategic Planning Level)
o Direktur, wakil direktur
o Lebih menekankan pada informasi lingkungan dan memilih informasi dalam bentuk ringkas
 Tingkat Pengendalian Manajemen (Management Control Level)
o Manajer wilayah, direktur produk dan kepala divis
o Bertanggung jawab untuk melaksanakan rencana dan memastikan tercapainya tujuan
 Tingkat Pengendalian Operasional (Operational Control Level)
o Kepala departemen, supervisor dan pemimpin proyek
o Bertanggungjawab menyelesaikan rencana - rencana yang telah ditetapkan.
o Menganggap informasi internal paling penting dan menekankan pada informasi dalam bentuk rinci
Saat merancancang SI penting mempertimbangkan tingkatan manajer, karena dapat mempengaruhi sumber informasi dan cara penyajiannya
2. Area Fungsional
Manajer terdapat dalam berbagai area fungsional perusahaan, dimana sumber-sumber daya dipisahkan menurut pekerjaan yang dilakukan.
3. Area fungsional yang tradisional:
 Pemasaran
 Manufaktur
 Keuangan
 Sumber daya manusia
 Jasa Informasi

APA YANG DILAKUKAN PARA MANAJER
Fungsi - fungsi Manajemen
Menurut Henri fayol, menyatakan bahwa manajer melaksanakan 5 fungsi- manajemen yang utama:
 Plan, merencanakan apa yang mereka lakukan
 Organize, mengorganisasikan untuk mencapai rencana
 Staff, menyusun staff organisasi dengan sumber daya yang diperlukan
 Direct, mengarahkan untuk melaksanakan rencana
 Control, mengendalikan sumber daya menjaganya agar tetap beroperasi secara optimal.
Semua manajer apapun tingkatan atau area fungsional, melaksanakan fungsi-fungsi tersebut, dengan penekanan yang berlainan.

Peran-peran Manajerial
Henry Mintzberg mengembangkan kerangka kerja yang lebih rinci yang terdiri dari 10 peran manajerial
 Interpersonal Roles
o Figurehead
manajer melaksanakan tugas-tugas seremonial seperti mendampingi pejabat yang berkunjung meninjau fasilitas
o Leader
Manajer memelihara unit dengan mempekerjakan dan melatih staf serta menyediakan motivasi dan dorongan
o Liaison
Manajer menjalin hubungan dengan orang - orang di luar unit manajer tersebut - rekan kerja dan lainnya dilingkungannya dengan tujuan menyelesaikan masalah - masalah bisnis
 Informational Roles
o Monitor
manajer secara tetap mencari informasi mengenai kinerja unit
o Spokesperson
Manajer meneruskan informasi yang berharga kepada orang lain di dalam unitnya
 Peran Keputusan
o Entrepreneur
Manajer membuat perbaikan-perbaikan yang cukup permanen pada unit, seperti mengubah struktur organisasi
o Disturbance Handler
Manajer bereaksi pada kejadian - kejadian tidak terduga, seperti devaluasi dollar di negara asing yang menjadi tempat operasi perusahaannya
o Negotiator
manajer menengahi perselisihan baik di dalam unitnya maupun antara unit dan lingkungannya
o Resource Allocator
manajer mengendalikan pengeluaran unitnya, menentukan unit bawahan mana yang mendapatkan sumber daya

KEAHLIAN MANAJEMEN
Komunikasi
• Manajer berkomunikasi dengan bawahannya, atasannya, manajer lain di tingkat yang sama dan dengan orang-orang di luar perusahaan.
• Manajer menerima dan mengirimkan informasi dalam bentuk lisan atau tertulis
komunikasi tertulis : laporan, surat dan memo,email, terbitan berkala
komunikasi lisan : rapat, telepon, voice mail, kegiatan sosial

Pemecahan masalah (problem solving)
• dengan membuat perubahan - perubahan pada operasi perusahaan sehingga perusahaan dapat mencapai tujuannya.
• hasil dari aktivitas pemecahan masalah adalah solusi
• manajer terlibat dalam pengambilan keputusan (decision making) yaitu tindakan memilih dari berbagai alternatif tindakan.
• keputusan adalah suatu tindakan tertentu yang telah dipilih.
• manajer membuat keputusan-keputusan berganda dalam proses memecahkan suatu permasalahan tunggal

PENGETAHUAN MANAJEMEN
Mengerti Komputer (computer literacy)
• pengetahuan mengenai komputer yang diperlukan untuk berfungsi di masa kini.
• mencakup mengenai istilah komputer, keunggulan dan kelemahan komputer, kemampuan menggunakan komputer.
Mengerti Informasi (information literacy)
• meliputi pengertian bagaimana menggunakan informasi pada tiap tahap dari prosedur pemecahan masalah, dimana informasi di dapat dan bagaimana membagikan informasi dengan orang lain.

MANAJER DAN SISTEM
Sistem
adalah sekelompok elemen - elemen yang terintegrasi dengan maksud yang sama untuk mencapai suatu tujuan

Elemen-elemen Sistem
 Sumber daya mengalir dari elemen input melalui elemen transformasi menjadi sumber daya output.
 Suatu mekanisme kontrol memantau proses transformasi untuk meyakinkan bahwa sistem tersebut memenuhi tujuannya.
 Mekanisme kontrol ini dihubungkan pada arus sumber daya dengan memakai suatu lingkaran umpan balik (feedback loop)
 Ex. Sistem pemanas, Inputnya bahan bakar seperti gas atau batu bara. Proses pemanasan mengubah bahan bakar menjadi panas (output). Mekanisme kontrolnya adalah thermostat, lingkaran umpan baliknya adalah kawat yang menghubungkan thermostat dengan pemanas dan tujuannya adalah temperatur yang diatur pada thermostat
 Ex. Perusahaan manufaktur, sumber daya input adalah bahan mentah yang diubah menjadi barang jadi atau jasa melalui proses manufaktur. Mekanisme kontrolnya adalah manajemen perusahaan tujuannya adalah sasaran-sasaran yang inging dicapai perusahaan dan lingkaran umpan baliknya adalah arus informasi kepada manajemen maupun dari manajemen

Sistem Lingkaran Terbuka (Open Loop System)
• suatu sistem tanpa elemen mekanisme kontrol, lingkaran umpan balik dan tujuan.
• ex. Pemanas ruangan listrik yang kecil yang ditancapkan, menyala dan terus menghasilkan panas hingga alat itu dimatikan. Tidak terdapat cara untuk mengendalikan outputnya

SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER
Sistem informasi berbasis komputer(computer based information system) atau CBIS digunakan untuk membantu manajer dalam memecahkan masalah dan membuat keputusan, berdasarkan informasi yang diolah oleh pengolah informasi. CBIS meliputi SIA, SIM, DSS, virtual office dan system berbasis pengetahuan.

Spesialis informasi
Spesialis informasi merupakan istilah untuk menggambarkan pegawai perusahaan yang bertanggung jawab mengembangkan dan memelihara system berbasis komputer. Ada 5 golongan utama spesialis informasi:
 Analis system (system analist)
Analis system adalah pakar dalam mendefinisikan masalah dan menyiapkan dokumentasi tertulis mengenai cara komputer membantu pemecahan masalah. Analis system bekerja sama dengan pemakai mengembangkan system baru dan memperbaiki system yang ada sekarang.
 Pengelola database (database administrator)
Pengelola database mempunyai tugas untuk memelihara database dan bekerja sama dengan pemakai dan analis system menciptakan database yang berisi data yang diperlukan untuk menghasilkan informasi bagi pemakai. Database merupakan suatu kumpulan data komputer yang terintegrasi, diatur dan disimpan menurut cara yang memudahkan pengambilan kembali.
 Spesialis jaringan (Network specialist)
Spesialis jaringan bekerja sama dengan analis system dan pemakai membentuk jaringan komunikasi data yang menyatukan berbagai sumber daya komputer yang tersebar.
 Programmer
Menggunakan dokumentasi yang disiapkan oleh analis system untuk membuat program
 Operator
Mengoperasikan peralatan komputer berskala besar seperti komputer mainframe. Operator memantau layar komputer, mengganti ukuran kertas di printer, mengelola tape dan disk storage, dll.

Mencapai CBIS
Setiap subsistem CBIS melalui proses evolusi yang disebut siklus hidup system. Tahap-tahap dari siklus hidup system yaitu:
- Perencanaan
- Analisis
- Rancangan
- Penerapan
- Penggunaan












Gambar 1.1 Siklus Hidup Sistem





BAB II PERUSAHAAN DAN LINGKUNGANNYA

ELEMEN LINGKUNGAN PERUSAHAAN
Elemen lingkunganperusahaan adalah organisasi atau individu yang berada diluar perusahaan yang memiliki pengaruh langsung atau tidak langsung terhadap perusahaan. Lingkungan suatu perusahaan tidak sama persis dengan lingkungan perusahaan yang lain. Bank memiliki lingkungan yang berbeda dari took alat tulis. Namun terdapat sejumlah kesamaan dengan mengidentifikasikan delapan elemen utama yang ada dalam lingkungan semua perusahaan.













Gambar 2.1 Delapan Elemen Lingkungan

SUMBER DAYA INFORMASI
Jenis-jenis Sumber Daya Informasi
Sumber daya informasi terdiri atas:
• Perangkat keras komputer
• Perangkat lunak komputer
• Spesialis informasi
• Pemakai
• Fasilitas
• Database
• Informasi

Mengelola sumber daya informasi
Unit yang mengelola sumber daya informasi disebut jasa informasi, dikelola oleh manajer. Praktek yang umum terjadi sekarang adalah membentuk jasa informasi sebagai suatu bidang fungsional utama dan menyertakan manajer puncaknya dalam kelompok eksekutif, yang membuat keputusan-keputusan penting penting perusahaan.
Istilah chief information officer (CIO) memiliki pengertian suatu peran yang seharusnya dilaksanakan oleh manajer jasa informasi tingkat puncak. Seorang manajer jassa informasi dapat berperan sebagai CIO dengan mengikuti saran berikut:
• Sediakan waktu untuk bisnis dan pelatihan bisnis.
• Membangun kemitraan dengan unit-unit bisnis dan manajemen lini
• Focus pada perbaikan proses dasar bisnis
• Jelaskan biaya-biaya IS dalam istilah bisnis
• Bangun kepercayaan dengan memberikan jasa IS yang dapat diandalkan
• Jangan bersifat bisnis

End User Computing sebagai Masalah Strategis
Tidak semua orang yang ikut serta dalam EUC mempunyai tingkat pengetahuan yang sama tentang komputer. Para pemakai akhir dapat dikelompokkan menjadi empat golongan berdasarkan kemampuan:
• Pemakai Akhir Tingkat Menu (menu-level end user)
Tidak mampu menciptakan perangkat lunak sendiri, tetapi dapat berkomunikasi dengan perangkat lunak jadi dengan menggunakan menu-menu seperti yang ditampilkan oleh perangkat lunakberbasis Windos dan Mac
• Pemakai Akhir Tingkat Perintah (command level end user)
Dapat menggunakan bahasa perintah untuk melaksanakan operasi aritmetika dan logika pada data.
• Pemakai Akhir Tingkat Programmer (end user programmer)
Dapat menggunakan bahasa pemrograman seperti C++ dan mampu mengembangkan program-program yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka sendiri.
• Personil Pendukung Fungsional (fungsional support personnel)
Merupakan spesialis informasi, tetapi mereka berdedikasi pada area pemakai tertentu dan melapor pada manajer fungsional mereka.

Jenis Aplikasi Pemakai Akhir
Sebagian besar aplikasi end-user terbatas pada:
- Sistem pendukung keputusan (DSS) yang relatif mudah
- Aplikasi virtual office yang memenuhi kebutuhan perseorangan.
Selebihnya adalah tanggung jawab spesialis informasi untuk bekerja sama dengan pemakai dalam mengembangkan:
- Aplikasi SIM dan SIA
- DSS yang rumit
- Virtual office yang memenuhi kebutuhan organisasi
- Sistem berbasis pengetahuan

Manfaat End User Computing
EUC memberi manfaat bagi perusahaan dalam dua cara utama:
a. Menyeimbangkan Kemampuan dan Tantangan
Pemindahan beban kerja dari pengembangan system ke area pemakai membebaskan para spesialis untuk berkonsentrasi pada system yang rumit dan berlingkup organisasi, sehingga mereka dapat bekerja lebih baik pada area bidang tersebut. Para spesialis informasi juga dapat mencurahkan lebih banyak waktu untuk memelihara system yang ada.
b. Mengurangi Kesenjangan Komunikasi
Kesulitan komunikasi antara pemakai dan para spesialis informasi telah mengganggu pengembangan system sejak masa awal adanya komputer. Pemakai memahami bidang permasalahan dengan lebih baik, sebaliknya, spesialis adalah pakar teknologi tetapi tidak menguasai bidang permasalahan. Dengan membiarkan pemakai mengembangkan aplikasi mereka sendiri, tidak ada kesenjangan komunikasi karena tidak diperlukan komunikasi.

Resiko End User Computing
Ketika para pemakai menegmbangkan system mereka sendiri, perusahaan dihadapkan pada sejumlah resiko, yakni:
a. Sistem yang buruk sasarannya
b. System yang buruk rancangan dan dokumentasinya
c. Penggunaan Sumber daya Informasi yang tidak efisien
d. Hilangnya integritas data
e. Hilangnya keamanan
f. Hilangnya pengendalian

KONSEP MANAJEMEN SUMBER DAYA INFORMASI
Manajemen sumber daya informasi (information resource management) atau IRM adalah aktivitas yang dijalankan oleh manajer pada semua tingkatan dalam perusahaan dengan tujuan mengidentifikasi, memperoleh, dan mengelola sumber daya informasi yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pemakai.

Elemen-elemen IRM
Agar perusahaan dapat sepenuhnya mencapai IRM, perlu ada serangkaian kondisi tertentu, yakni:
 Kesadaran bahwa keunggulan kompetitif dapat dicapai melalui sumber daya informasi yang unggul
 Kesadaran bahwa jasa informasi adalah suatu bidang fungsional utama
 Kesadaran bahwa CIO adalah eksekutif puncak
 Strategi untuk mendorong dan mengelola end user computing






BAB III. PENGENALAN E-COMMERCE

PENDAHULUAN
Walaupun istilah Electronic Commerc e baru beberapa tahun terakhir mendapat perhatian, sebenarnya Electronic Commerce telah ada dalam berbagai bentuk selama lebih dari 20 tahun. Teknologi yang disebut dengan Electronic Data Interchange (EDI) dan Electronic Funds Transfer (EFT) pertama kali diperkenalkan pada akhir tahun 1970-an. Pertumbuhan penggunaan kartu kredit, Automated Teller Machines dan perbankan via telepon di tahun 1980-an juga merupakan bentuk-bentuk Electronic Commerce.
Komersialisasi dan privatisasi internet yang meningkat beberapa tahun yang lalu, telah menjadi dasar pertumbuhan Electronic Commerce. Infrastruktur digital yang menyediakan sarana efisien untuk komunikasi dan pertukaran informasi menjadi media baru yang menarik untuk Electronic Commerce. Di masa lalu, dunia bisnis bisa melakukan aktivitas antara satu dan lainnya melalui jaringan khusus tapi pertumbuhan drastis dari internet telah merubah paradigma tersebut dan akhirnya menjadikannya lebih luas. Electronic Commerce tradisional saat ini bisa dilakukan oleh pendatang baru dengan skala international.
Istilah e-commerce dapat saja diartikan berbeda-beda oleh setiap orang, yang penting untuk dimengerti adalah persamaan-persamaannya: e-commerce melibatkan lebih dari satu perusahaan, dan dapat diaplikasikan hampir di setiap jenis hubungan bisnis.
Sampai saat ini, website hanya terbatas pada informasi yang diberikan untuk konsumen mengenai perusahaan dan apa yang ditawarkan oleh perusahaan tersebut. Para pengunjung di website dapat melakukan lebih daripada hanya melihat informasi ini, mereka bisa mengirimkan e-mail atau mengisi sebuah formulir, dan membuat perjanjian yang lebih dari sekedar arti perjanjian secara tradisional. E-commerce mengijinkan anda untuk menjual produk-produk dan jasa secara online. Calon pelanggan atau konsumen dapat menemukan website anda, membaca dan melihat produk-produk, memesan dan membayar produk-produk tersebut secara online.
Terdapat dua jenis perusahaan yang melakukan bisnis di Internet. Jenis yang pertama adalah perusahaan yang semata-mata hanya berada di internet. Perusahaan jenis ini tidak mempunya toko atau melakukan bisnis secara tradisional. Sebagai contoh: amazon.com dan cdnow.com. Sedangkan jenis perusahaan lainnya menggunakan e-commerce di internet sebagai pengganti kegiatan bisnis yang ada. Contoh jenis perusahaan ini adalah Barnes dan Noble. Selain menjual buku-buku di tokonya ke negara lain, Barnes dan Noble mengoperasikan website-nya dimana konsumen dapat mencari buku-buku yang menarik baginya untuk dibeli, dan kemudian mereka dapat memesannya melalui website tersebut.

KELEBIHAN ELECTRONIC COMMERCE
Secara sederhana, perbedaan antara proses perdagangan secara manual dengan menggunakan e-commerce dapat digambarkan pada gambar 1.1 dan gambar 1.2


Gambar 3.1 Proses Bisnis Manual



Gambar 3.2 Proses Bisnis dengan E-Commerce

Dari gambar di atas, jelas terlihat perbedaan mendasar antara proses manual dan dengan e-commerce, dimana pada proses dengan e-commerce terjadi efisiensi pada penggunaan fax, pencetakan dokumen, entry ulang dokumen, serta jasa kurir. Efisiensi tersebut akan menunjukkan pengurangan biaya dan waktu/kecepatan proses. Kualitas transfer data pun lebih baik, karena tidak dilakukan entry ulang yang memungkinkan terjadinya human error.
Secara ringkas e-commerce mampu menangani masalah berikut:
- OTOMATISASI, proses otomatisasi yang menggantikan proses manual. (“enterprise resource planning” concept)
- INTEGRASI, proses yang terintegrasi yang akan meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses. (“just in time” concept)
- PUBLIKASI, memberikan jasa promosi dan komunikasi atas produk dan jasa yang dipasarkan. (“electronic cataloging” concept)
- INTERAKSI, pertukaran data atau informasi antar berbagai pihak yang akan meminimalkan “human error” (“electronic data interchange/EDI” concept
- TRANSAKSI, kesepakatan antara 2 pihak untuk melakukan transaksi yang melibatkan institusi lainnya sebagai pihak yang menangani pembayaran. (“electronic payment” concept)

KEUNTUNGAN E-COMMERCE
Keuntungan e-commerce bagi bisnis:
Dengan melakukan kegiatan bisnis secara online, perusahaan-perusahaan dapat menjangkau pelanggan di seluruh dunia. Oleh karena itu dengan memperluas bisnis mereka, sama saja dengan meningkatkan keuntungan. Pelaku bisnis dapat mengumpulkan informasi mengenai para pelanggannya melalui penggunaan cookies. Cookies merupakan file kecil yang terdapat di dalam hard disk pemakai pada saat pemakai tersebut memasuki sebuah website. Cookies membantu operator website tadi untuk mengumpulkan informasi mengenai kebiasaan membeli yang dilakukan oleh sekelompok orang. Informasi ini tidak terhingga nilainya bagi bisnis karena informasi tadi menjadikan pelaku bisnis membuat target periklanannya lebih baik dengan informasi yang lebih baik mengenai demografis.
Keuntungan lainnya bahwa e-commerce menawarkan pengurangan sejumlah biaya tambahan. Sebuah perusahaan yang melakukan bisnis di internet akan mengurangi biaya tambahan karena biaya tersebut tidak digunakan untuk gedung dan pelayanan pelanggan (customer service), jika dibandingkan dengan jenis bisnis tradisional. Hal ini membantu perusahaan dalam meningkatkan keuntungannya. Salah satu jenis bisnis yang mengambil keuntungan dari e-commerce adalah perbankan.

Keuntungan e-commerce bagi konsumen:
Seperti halnya bisnis yang berkeinginan merangkul e-commerc e sebagai suatu cara yang sah untuk melakukan kegiatan bisnis, konsumen juga berkeinginan mengambil keuntungan dari seluruh kemungkinan yang ditawarkan oleh e-commerce. Keuntungan yang terbesar bagi konsumen adalah melakukan bisnis secara online dengan mudah. Seorang pembeli di internet dapat menggunakan komputer pribadinya pagi atau malam selama 7 hari per minggu untuk membeli hampir semua barang. Seorang konsumen tidak perlu mengantri di toko atau bahkan meninggalkan rumahnya; yang dilakukan hanya mengklik sebuah produk yang ingin dibelinya, memasukkan informasi kartu kreditnya, kemudian menunggu produk itu tiba melalui pos.
Beberapa perusahaan e-commerce telah membuat proses ini lebih mudah. Beberapa toko online menyimpan informasi kartu kredit pembelinya di server mereka, sehingga informasi yang dibutuhkan hanya dimasukkan sekali saja. Beberapa bisnis online bahkan tidak mengirimkan produk-produknya ke pelanggan melalui pos, khususnya yang menjual software komputer. Sebagai contoh: beyon.com mengizinkan para pelanggannya untuk men-download software yang dibelinya langsung ke komputer mereka. Produk-produk lain seperti video dan musik akan tersedia dengan cara seperti ini pada saat mendatang, sejalan dengan meningkatnya bandwidth dari waktu ke waktu dan waktu download yang meningkat.
Keuntungan lainnya yang ditawarkan oleh e-commerce ke konsumen adalah pengurangan biaya. Perusahaan yang menjual saham secara online, seperti e-trade.com membebankan biaya hanya sekitar $ 10 per perdagangan, yang jauh lebih murah jika dibandingkan dengan membeli saham tersebut melalui perantara saham tradisional.
Secara ringkas keuntungan e-commerce tersebut adalah sebagai berikut:
 Bagi Konsumen: harga lebih murah, belanja cukup pada satu tempat.
 Bagi Pengelola bisnis: efisiensi, tanpa kesalahan, tepat waktu
 Bagi Manajemen: peningkatan pendapatan, loyalitas pelanggan.

PELUANG E-COMMERCE
Dengan memanfaatkan teknologi informasi dengan e-commerce, akan mendatangkan peluang yang luas terutama munculnya proses bisnis baru dan jasa/produk baru dengan diperolehnya pasar baru bagi perusahaan/organisasi yang menggunakan e-commerce. Gambar 1.3 di bawah ini menunjukkan bagaimana e-commerce akan menciptakan peluang baru tersebut.


Gambar 3.3. Peluang E-Commerce

Pada gambar diatas, dijelaskan bahwa terjadi hubungan timbal balik antara pasar baru yang diperoleh dengan pemanfaatan e-commerce, demikian juga hubungan timbal balik antara perusahaan dengan pemasok, konsumen dan partner kerjanya. Hubungan perusahaan dengan pemasok dan partner kerjanya akan memunculkan peluang terciptanya proses bisnis baru, sedangkan hubungan perusahaan dengan konsumen dan partner kerjanya akan memunculkan peluang terciptanya jasa&produk baru yang dihasilkan oleh perusahaan.

DEFINISI ELECTRONIC COMMERCE
Apa sebenarnya arti E-commerce (electronnic commerce atau EC)? E-commerce merupakan suatu istilah yang mulai banyak digunakan belakangan ini, suatu contoh kata yang sering didengungkan, kata yang berhubungan dengan internet dimana tidak seorangpun mengetahui dengan pasti definisi tersebut. Berikut ini akan dipaparkan mengenai pengertian e-commerce yang terdapat pada website atau menurut para ahli yang dituangkan dalam website tersebut.
Pada website whatis.com terdapat pengertian e-commerce yaitu berhubungan dengan pembelian dan penjualan barang atau jasa melalui internet, khususnya World wide web.
Menurut Robert E. Johnson, III (http://www.cimcor.com), e-commerce merupakan suatu tindakan melakukan transaksi bisnis secara elektronik dengan menggunakan internet sebagai media komunikasi yang paling utama.
Pada website ECARM (The Society For Electronic Commerce And Rights Management) dijelaskan bahwa e-commerce secara umum menunjukkan seluruh bentuk transaksi yang berhubungan dengan aktifitas-aktifitas perdagangan, termasuk organisasi dan perorangan yang berdasarkan pada pemrosesan dan transmisi data dijital termasuk teks, suara, dan gambar-gambar visual (OECD, 1997).
Pada website Planetweb E-commerce Solutions, e-commerce memiliki arti bahwa sebuah website dapat menjadi sebuah modal bagi perusahaan, dimana website tersebut dapat menghasilkan uang dan dapat menggambarkan perusahaan anda di internet pada saat yang bersamaan.
Pada website E-commerce Net, secara sederhana dijelaskan bahwa e-commerce adalah menjual barang dagangan dan / atau jasa melalui internet. Seluruh pelaku yang terlibat dalam bisnis praktis diaplikasikan disini, seperti customer service, produk yang tersedia, kebijakan-kebijakan pengembalian barang dan uang, periklanan, dll.
Menurut Gary Coulter dan John Buddemeir (E-commerce Outline) : e-commerce berhubungan dengan penjualan, periklanan, pemesanan produk, yang semuanya dikerjakan melalui internet. Beberapa perusahaan memilih untuk menggunakan kegiatan bisnis ini sebagai tambahan metode bisnis tradisional, sementara yang lainnya menggunakan internet secara eksklusif untuk mendapatkan para pelanggan yang berpotensi.
Menurut Donna Perry, pengertian e-commerce sangat sederhana yaitu kemampuan untuk melakukan bisnis secara elektronik melalui komputer, fax, telefon, dsb. Menurutnya untuk menjual produk dan / atau jasa di internet, sebuah perusahaan
membutuhkan :
• Komputer – bukan hanya beberapa komputer, tetapi dibutuhkan sebuah server dengan kapasitas besar dan kecepatan tinggi yang memungkinkan Secure Socket Layer (SSL) mempunyai enkripsi yang aman. Server ini harus benar-benar stabil.
• Merchant account – yang diperoleh melaui sebuah bank atau institusi keuangan dan mengizinkan perusahaan menerima kartu kredit sebagai bentuk pembayarannya. Rekening ini sebaiknya menggunakan sebuah institusi yang mengetahui tentang perdagangan di internet dan yang menawarkan pemrosesan transaksi online secara real-time.
• Website – sebuah website e-commerce.

RUANG LINGKUP E-COMMERCE
Berdasarkan ruang lingkupnya, merupakan bagian dari Electronic Business seperti
digambarkan pada gambar 1.4 berikut :




Gambar 3.4 Electronic Business

ELECTRONIC BUSINESS, merupakan lingkup aktivitas perdagangan secara elektronik dalam arti luas.
ELECTRONIC COMMERCE, merupakan lingkup perdagangan yang dilakukan secara elektronik, dimana di dalamnya termasuk :
• Perdagangan via Internet (Internet Commerce)
• Perdagangan dengan fasilitas Web Internet (Web-Commerce)
• Perdagangan dengan sistem pertukaran data terstruktur secara elektronik (Electronic Data Interchange/EDI).

KERANGKA DASAR E-COMMERCE
Aplikasi e-commerce disusun berdasarkan infrastruktur teknologi yang sudah ada, yaitu kombinasi antara komputer, jaringan komunikasi, dan software komunikasi sehingga menjadi Information Superhighway. Gambar 1.5 menunjukkan berbagai aplikasi e-commerce yang tidak akan berjalan tanpa hal-hal yang terdapat dalam infrastruktur berikut:
• Jasa bisnis umum, sebagai jasa untuk proses pembelian & penjualan.
• Distribusi pesan dan informasi, sebagai sarana pengiriman dan pengambilan informasi.
• Isi Multimedia dan Publikasi Jaringan, untuk pembuatan produk dan sarana mengkomunikasikannya.
• Information Superhighway, sebagai landasan utama untuk penyediaan system highway (jalan utama) dimana seluruh aktivitas e-commerce akan menggunakan jalan utama tersebut.




BAB IV. MODEL SISTEM UMUM PERUSAHAAN

MODEL
Model adalah penyederhanaan (abstraksi) dari sesuatu yang mewakili sejumlah objek atau aktivitas, yang disebut entitas (entity).
Jenis- jenis model
1. Model Fisik
Model ini adalah penggambaran entitas dalam bentuk tiga dimensi atau bentuk nyata. Model ini biasanya berupa maket atau prototipe produk yang menggambarkan bagaimana hasil akhir produk tersebut.
Model ini memiliki skala nilai paling kecil bagi para manajer dalam pemecahan masalah manajemen.
2. Model Naratif
Model yang penggambaran entitasnya secara lisan atau tulisan deskriptif. Model yang digunakan oleh manajer setiap hari. Salah satu bentuk model naratif yang popular adalah komunikasi bisnis.
3. Model Grafik
Model yang penggambarannya entitasnya menggunakan sejumlah garis, simbol, atau bentuk disebut model grafik. Kebanyakan digunakan di dunia bisnis untuk mengkomunikasikan informasi, seperti grafik keuangan perusahaan, kondisi pasar dan sebagainya.
Model grafik juga digunakan dalam rancangan sistem informasi. Banyak peralatan yg digunakan oleh sistem analis dan programmer yang bersifat grafik, seperti bagan arus (flowchart) dan diagram arus data (data flow diagram).
4. Model Matematika
Keunggulan dari model ini adalah ketelititannya dalam menjelaskan hubungan antara berbagai bagian dari suatu objek dengan persamaan matematika. Model matematika dapat menangani hubungan-hubungan yang berdimensi lebih banyak daripada model grafik yang dua dimensi ataupun model fisik yang tiga dimensi, hal ini disebabkan oleh sifat model matematika yang multidimensional. Model inipun mempunyai kemampuan prediksi


Kelebihan:
• Model ini tidak mengenal geografis (siapa saja yang mengerti simbol matematis tentu dapat mengerti model tsb)
• Ketepatan hubungan diantara bagian dari suatu obyek dapat dideskripsikan
Contoh: BEP = TFC / P – C

KEGUNAAN MODEL
1. Mempermudah Pengertian
Suatu model pastilah lebih sederhana dari entitas yang diwakilinya dan entitas akan lebih mudah dimengerti jika elemen-elemen dan hubungannya disajikan dalam bentuk yang telah disederhanakan.
2. Mempermudah Komunikasi
Model dapat mengkomunikasikan informasi secara akurat kepada orang-orang yang telah mengerti makna dari berbagai bentuk, kata-kata, grafik, atau persamaan matematika entitas tersebut.
3. Memperkirakan Masa Depan
Prediksi hanya bisa didapat dari model matematika yang ketelitiannya dalam menggambarkan entitas membuatnya dapat memberikan kemampuan yang tidak dapat disediakan oleh model-model yang lain.

MODEL SISTEM UMUM
Merupakan suatu diagram grafik beserta narasi yang menggambarkan semua organisasi secara umum, dengan menggunakan kerangka kerja sistem.

Sistem Fisik
Merupakan sistem terbuka yang berhubungan dengan lingkungannya melalui arus sumber daya fisik, dimana input datang dari lingkungan perusahaan, terjadi suatu transformasi dan akhirnya output dikembalikan ke lingkungan yang sama.
1. Arus Material
Material input diterima dari pemasok bahan mentah dan komponen rakitan. Material ini lalu disimpan sampai dibutuhkan dalam proses transformasi.
Material kemudian masuk dalam kegiatan manufaktur, setelah melalui proses transformasi material yang sudah berubah menjadi barang jadi disimpan untuk kemudian menjadi output yang disitribusikan ke pasar.
2. Arus Personil
Input personil berasal dari lingkungan, yang biasanya diproses oleh fungsi sumber daya manusia kemudian ditugaskan ke berbagai area fungsional dimana mereka terlibat dalam proses transformasi baik langsung maupun tak langsung.
3. Arus Mesin
Mesin-mesin diperoleh dari pemasok dan biasanya berada untuk jangka waktu lama. Mesin adalah sumber daya yang terlibat secara langsung dalam berbagai bentuk, input, pemrosesan, dan output.
4. Arus Uang
Uang terutama diperoleh dari pemilik sebagai modal dan dari pembeli yang memberikan pendapatan penjualan ataupun dari berbagai lembaga yang memberikan pinjaman dan juga pemerintah.

Sistem Konseptual
Sebagian Sistem terbuka dapat mengendalikan operasinya sendiri, sebagian tidak. Pengendalian dicapai dengan menggunakan lingkaran umpan balik (feedback), yang menyediakan suatu jalur bagi sinyal-sinyal dari sistem ke mekanisme-mekanisme pengendalian dan dari mekanisme pengendalian kembali ke sistem.
Mekanisme pengendalian adalah sejenis alat yang menggunakan sinyal-sinyal umpan balik untuk mengevaluasi kinerja sistem dan menentukan apakah tindakan perbaikan perlu dilakukan.

Sistem Lingkaran Terbuka
Suatu sistem tanpa umpan balik ataupun mekanisme pengendalian. Tidak terdapat umpan balik dari system untuk mempengaruhi perubahan-perubahan dalam sistem.

Sistem Lingkaran Tertutup
Suatu sistem yang memiliki umpan balik dan mekanisme pengendalian. Sistem ini dapat mengendalikan output dengan membuat penyesuain pada input-nya. Contoh dari mekanisme pengendalian adalah manajemen perusahaan.

Dimensi Informasi
 Relevansi, informasi memiliki relevansi jika berkaitanlangsung dengan masalah yang dihadapi
 Akurasi, semakin tinggi persentasi ketelitian semakin baik.
 Ketepatan Waktu, informasi harus tersedia saat dibutuhkan agar situasi tetap terkendali atau hilangnya kesempatan.
 Kelengkapan, Informasi yang menyajikan gambaran secara lengkap dari suatu masalah sangat dibutuhkan.

CONTOH PENGGUNAAN MODEL SISTEM UMUM
Pasar Swalayan
Arus Material : barang – barang yang dijual.
Arus personil : manajer toko, pegawai gudang, kasir.
Sumber daya mesin : lemari pendingin, kotak peraga, rak-rak, dan komputer.
Arus uang : pemasukan terutama disediakan oleh pembeli dan pengeluaran kepada
pemasok , pegawai dan pemilik.
Proses transformasi : pembungkusan barang, mengatur barang di rak.
Elemen manajemen sistem konseptual : manajer toko dan asisten.
Pengolah informasi : komputer dan pembaca barcode serta kasir.





BAB V. PENDEKATAN SISTEM

PENDAHULUAN
Suatu pendekatan sistematis untuk pecahan masalah telah diciptakan yang terdiri
dari tiga jenis usaha :
- Persiapan
- Definisi
- Solusi
Dalam mempersiapkan pemecahan masalah, manajer memandang perusahaan sebagai suatu sistem dengan memahami lingkungan perusahaan dan mengidentifikasi subsistem-subsistem dalam perusahaan. Dalam mendefinisikan masalah, manajer bergerak dari tingkat sistem ke subsistem dan menganalisis bagian-bagian sistem menurut suatu urutan tertentu. Dalam memecahkan masalah manajer mengidentifikasi berbagai solusi altenatif, mengevaluasinya, memilih yang terbaik, menerapkannya, dan membuat tindak lanjut untuk memastikan bahwa solusi itu berjalan sebagai mana mestinya.

PEMECAHAN MASALAH
Dengan kenyataan tersebut, kita mendefinisikan masalah sebagai suatu kondisi yang memiliki potensi untuk menimbulkan kerugian luar biasa atau menghasilkan keuntungan luar bisa. Jadi pemecahan masalah berarti tindakan memberi respon terhadap masalah untuk menekan akibat buruknya atau memanfaatkan peluang keuntungannya. Pentingnya pemecahan masalah bukan didasarkan pada jumlah waktu yang dihabiskan tetapi pada konsekuensinya. Keputusan adalah pemilihan suatu strategi atau tindakan.
Pengambilan keputusan adalah tindakan memilih strategi atau aksi yang manajer yakini akan memberikan solusi terbaik atas masalah tersebut. Salah satu kunci pemecahan masalah adalah identifikasi berbagai alternatif keputusan. Solusi bagi suatu masalah harus mendayagunakan sistem untuk memenuhi tujuannya, seperti tercermin pada standar kinerja sistem. Standar ini menggambarkan keadaan yang diharapkan, apa yang harus dicapai oleh sistem.
Selanjutnya manajer harus memiliki informasi yang terkini, Informasi itu menggambarkan keadaan saat ini, apa yang sedang dicapai oleh sistem. Jika keadaan
saat ini dan keadaan yang diharapkan sama, tidak terdapat masalah dan manajer tidak mengambil tindakan. Jika kedua keadaan itu berbeda, sejumlah masalah merupakan penyebabnya dan harus dipecahkan.
Perbedaan antara keadaan saat ini dan keadaan yang diharapkan menggambarkan kriteria solusi (solution criterion), atau apa yang diperlukan untu mengubah keadaan saat ini menjadi keadaan yang diharapkan. Setelah berbagai alternatif diidentifikasi, sistem informasi dapat digunakan umtuk mengevaluasi tiap alternatif. Evaluasi ini harus mempertimbangkan berbagai kendala (constraints) yang mungkin, baik intern maupun extern / lingkungan.
1. Kendala intern dapat berupa sumber daya yang terbatas, seperti kurangnya bahan baku, modal kerja, SDM yang kurang memenuhi syarat, dan lain lain.
2. Kendala lingkungan dapat berupa tekanan dari berbagai elemen lingkungan, seperti pemerintah atau pesaing untuk bertindak menurut cara tertentu. Gejala adalah kondisi yang dihasilkan oleh masalah. Sangat sering para manajer melihat gejala dari pada masalah. Gejala menarik perhatian manajer melalui lingkaran umpan balik. Namun gejala tidak mengungkapkan seluruhnya, bahwa suatu masalah adalah penyebab dari suatu persoalan, atau penyebab dari suatu peluang.

STRUKTUR MASALAH
Masalah terstruktur terdiri dari elemen-elemen dan hubungan-hubungan antar elemen yang semuanya dipahami oleh pemecah masalah. Masalah tak terstruktur berisikan elemen-elemen atau hubungan-hubungan antar elemen yang tidak dipahami oleh pemecah masalah.
Sebenarnya dalam suatu organisasi sangat sedikit permasalahan yang sepenuhnya terstruktur atau sepenuhnya tidak terstruktur. Sebagaian besar masalah adalah masalah semi-terstruktur, yaitu manajer memiliki pemahaman yang kurang sempurna mengenai elemen-elemen dan hubungannya. Masalah semi-terstruktur adalah masalah yang berisi sebagian elemen-elemen atau hubungan yang dimengerti oleh pemecah masalah.

PENDEKATAN SISTEM
Proses pemecahan masalah secara sistematis bermula dari John Dewey, seorang profesor filosofi di Columbia University pada awal abad ini. Dalam bukunya tahun 1910, ia mengidentifikasi tiga seri penilaian yang terlibat dalam memecahkan masalah suatu kontroversi secara memadai yaitu:
a. Mengenali kontroversi
b. Menimbang klaim alternatif
c. Membentuk penilaian
Kerangka kerja yang dianjurkan untuk penggunaan komputer dikenal sebagai pendekatan sistem. Serangkaian langkah-langkah pemecahan masalah yang memastikan bahwa masalah itu pertama-tama dipahami, solusi alternatif dipertimbangkan, dan solusi yang dipilih bekerja.

TAHAP PEMECAHAN MASALAH
Dalam memecahkan masalah kita berpegangan pada tiga jenis usaha yang harus dilakukan oleh manajer yaitu usaha persiapan, usaha definisi, dan usaha solusi / pemecahan.
 Usaha persiapan, mempersiapkan manajer untuk memecahkan masalah dengan menyediakan orientasi sistem.
 Usaha definisi, mencakup mengidentifikasikan masalah untuk dipecahkan dan kemudian memahaminya.
 Usaha solusi, mencakup mengidentifikasikan berbagai solusi alternatif, mengevaluasinya, memilih salah satu yang tampaknya terbaik, menerapkan solusi itu dan membuat tindak lanjutnya untuk menyakinkan bahwa masalah itu terpecahkan.
Sistem informasi berbasis komputer atau CBIS dapat digunakan sebagai system dukungan (support systems) saat menerapkan pendekatan sistem.
Usaha persiapan
Tiga langkah persiapan tidak harus dilaksanakan secara berurutan, karena ketiganya bersama-sama menghasilkan kerangka pikir yang diinginkan untuk mengenai masalah. Ketiga masalah itu terdiri dari:
a) Memandang perusahaan sebagai suatu sistem
b) Mengenal sistem lingkungan
c) Mengidentifikasikan subsistem-subsistem perusahaan
Usaha definisi
Usaha definisi mencakup pertama-tama menyadari bahwa suatu masalah ada atau akan ada (identifikasi masalah) dan kemudian cukup mempelajarinya untuk mencari solusi (pemahaman masalah). Usaha definisi mencakup dua langkah yaitu :
d) Bergerak dari tingkat sistem ke subsistem
e) Menganalisis bagian-bagian sistem dalam suatu urutan tertentu
Usaha pemecahan
Usaha pemecahan meliputi pertimbangan berbagai alternatif yang layak (feasible), pemilihan alternatif terbaik, dan penerapannya.

FAKTOR MANUSIA YANG MEMPENGARUHI PEMECAHAN MASALAH
Tiap manajer memiliki gaya pemecahan masalah yang unik. Gaya mereka mempengaruhi bagaimana mereka terlibat dalam merasakan masalah, mengumpulkan informasi, dan menggunakan informasi.

Merasakan masalah
Manajer dapat dibagi dalam tiga kategori dasar dalam hal gaya merasakan masalah (problem solving styles) mereka, yaitu bagaimana mereka menghadapi masalah.
o Penghindar masalah (problem avoider), manajer ini mengambil sikap positif dan menganggap bahwa semua baik-baik saja. Ia berusaha menghalangi kemungkinan masalah dengan mengabaikan informasi atau menghindarinya sepanjang perencanaan.
o Pemecah masalah (problem solver), manajer ini tidak mencari masalah juga tidak menghalanginya. Jika timbul suatu masalah, masalah tersebut dipecahkan.
o Pencari masalah (problem seeker), manajer ini menikmati pemecahan masalah dan mencarinya.

Mengumpulkan informasi
Para manajer dapat menunjukkan salah satu dari dua gaya mengumpulkan informasi (information-gathering styles) atau sikap terhadap total volume informasi yang tersedia bagi mereka.
o Gaya teratur (preceptive style), manajer jenis ini mengikuti management by exception dan menyaring segala sesuatu yang tidak berhubungan dengan area minatnya.
o Gaya menerima (receptive style), manajer jenis ini ingin melihat semuanya, kemudian menentukan apakah informasi tersebut bernilai baginya atau orang lain dalam organisasi.
Menggunakan informasi
Manajer juga cenderung lebih menyukai salah satu dari dua gaya menggunakan informasi (information-using styles), yaitu cara-cara menggunakan informasi untuk memecahkan suatu masalah.
o Gaya sistematik (systematic style), manajer memberi perhatian khusus untuk mengikuti suatu metode yang telah ditetapkan, misalnya pendekatan sistem.
o Gaya intuitif (intuitive style), manajer tidak lebih menyukai suatu metode tertentu tetapi menyesuaikan pendekatan dengan situasi.



BAB VI. METODOLOGI SIKLUS HIDUP SISTEM

SIKLUS HIDUP SISTEM (WATERFALL APPROACH)
Siklus hidup system adalah proses evolusioner yang diikuti dalam menerapkan system atau subsistem informasi berbasis komputer. Siklus hidup system terdiri dari serangkaian tugas yang erat yang mengikuti langkah-langkah pendekatan system. Karena tugas-tugas tersebut mengikuti suatu pola yang teratur dan dilakukan top-down, sering disebut sebagai pendekatan air terjun (waterfall approach) bagi pengembangan dan penggunaan system.

Pengelolaan Siklus Hidup
Siklus hidup system yang pertama dikelola oleh manajer unit jasa informasi, dibantu oleh manajer dari analis system, pemrograman dan operasi.
 Tanggung jawab eksekutif
Ketika system memiliki nilai strategis atau mempengaruhi seluruh organisasi, direktur utama atau komite eksekutif mungkin memutuskan untuk mengawasi proyek pengembangannya.
 Komite Pengarah SIM
Banyak perusahaan membuat komite khusus, dibawah tingkat komite eksekutif, yang bertanggung jawab atas pengawasan seluruh proyek system, yakni komite pengarah. Tujuan komite tersebut memberikan petunjuk, pengarahan, dan pengendalian yang berkesinambungan terhadap penggunaan sumber daya komputer perusahaan. Komite pengarah SIM melaksanakan tiga fungsi utama:
• Menetapkan kebijakan yang memastikan dukungan komputer untuk mencapai tujuan strategis perusahaan.
• Menjadi pengendali keuangan dengan bertindak sebagai badan yang berwenang memberi persetujuan bagi semua permintaan dana yang berhubungan dengan komputer
• Menyelesaikan pertentangan yang timbul sehubungan dengan prioritas penggunaan komputer.
 Kepemimpinan proyek
Tim proyek meliputi semua orang yang ikut serta dalam pengembangan system berbasis komputer. Sebuah tim terdiri dari pemakai, spesialis informasi, dan juga auditor internal. Auditor memastikan bahwa rancangan system memenuhi persyaratan tertentu dalam hal akurasi, pengendalian, keamanan dan dapat di audit. Tim proyek tidak berkelanjutan dan biasanya dibubarkan ketika penerapan system selesai.

Tahap-tahap Siklus Hidup Sistem
A. Tahap Perencanaan
Keuntungan yang dapat diperoleh dari merencanakan suatu proyek CBIS:
• Menentukan lingkup proyek
• Mengenali berbagai area permasalahan potensial
• Mengatur urutan tugas
• Memberikan dasar untuk pengendalian
Langkah-langkah dalam tahap perencanaan:
1. Menyadari masalah
2. Mendefinisikan masalah
3. Menentukan tujuan system
4. Identifikasi Kendala/Batasan system
5. Membuat studi kelayakan
6. Usulan penelitian system
7. Menyetujui atau menolak penelitian proyek
8. Menetapkan mekanisme pengendalian

Memantau kemajuan proyek
Setelah jadwal proyek ditetapkan, jadwal itu harus didokumentasikan dalam bentuk yang memudahkan pengendalian. Berbagai teknik dokumentasi dapat digunakan, termasuk berbagai jenis table, grafik, dan diagram.

B. Tahap Analisis
Analis sistem adalah penelitian atas system yang telah ada dengan tujuan untuk merancang system baru atau diperbarui. Langkah-langkah dalam tahap analisis:
1. Mengumumkan Penelitian Sistem
2. Mengorganisasikan tim proyek
3. Mendefinisikan kebutuhan informasi
4. Mendefinisikan Kriteria Kinerja Sistem
5. Menyiapkan usulan rancangan
6. Menyetujui atau menolak Rancangan Proyek

C. Tahap Perancangan
Rancangan system adalah penentuan proses dan data yang diperlukan oleh system baru. Jika system itu berbasis komputer, rancangan dapat menyertakan spesifikasi jenis peralatan yang akan digunakan. Langkah-langkah dalam tahap perancangan:
1. Merancang system yang terinci
2. Mengidentifikasi berbagai alternatif konfigurasi sistem
3. Mengevaluasi berbagai alternatif konfigurasi system
4. Memilih Konfigurasi terbaik
5. Menyiapkan usulan penerapan
6. Menyetujui atau menolak Penerapan sistem

D. Tahap Implementasi
Implementasi menerapkan kegiatan dan mengintegrasikan sumber daya fisik dan konseptual yang menghasilkan suatu system bekerja. Langkah-langkah dalam tahap Implementasi:
1. Merencanakan penerapan
2. Mengumumkan penerapan
3. mendapatkan sumber daya perangkat keras
4. Mendapatkan sumber daya perangkat lunak
5. Menyiapkan database
6. Menyiapkan fasilitas fisik
7. Mendidik Peserta dan pemakai
8. Menyiapkan usulan cutover
9. Menyetujui atau menolak masuk ke system yang baru
10. Masuk ke system yang baru (cutover)
 Percontohan (Pilot)
Sistem percobaan yang diterapkan dalam satu subset dari keseluruhan operasi, seperti pada kantor atau daerah tertentu. Jika percontohan ini sukses, system akan diterapkan pada operasi selebihnya, dengan menggunakan salah satu dari tiga pendekatan cutover lainnya
 Serentak (Immediate)
Beralih dari system lama ke system baru pada saat yang ditentukan. Pendekatan ini layak pada system yang kecil, karena permasalahan waktu semakin besar jika skala operasi meningkat.
 Bertahap(Phased)
Sistem baru digunakan berdasarkan bagian per bagian pada suatu waktu. Cutover bertahap lebih popular untuk system berskala besar.
 Paralel(Parallel)
Sistem lama dipertahankan sampai system baru telah diperiksa secara menyeluruh. Pendekatan ini memberikan pengamanan yang paling baik terhadap kegagalan tetapi yang paling mahal karena kedua sumber daya harus dipertahankan.

E. Tahap Penggunaan
Tahap penggunaan terdiri dari 3 langkah:
1. Menggunakan system
2. Audit system
3. Memelihara system
 Memperbaiki kesalahan
 Menjaga kemutakhiran system
 Meningkatkan sistem
4. Menyiapkan usulan rekayasa ulang
5. Menyetujui atau menolak rekayasa ulang sistem

PENDEKATAN LAIN
Siklus hidup system dengan pendekatan waterfall, lebih sesuai pada masa awal komputer disbanding saat ini. Pemakai bersabar untuk menunggu proses tahap demi tahap. Pemakai masa kini, mengerti keuntungan dari penggunaan komputer dan tidak dapat menunggu lama. Demi memberi respon yang lebih baik bagi kebutuhan pemakai, spesialis inormasi telah membuat modifikasi pada siklus hidup system.

Prototyping
Prototipe memberikan ide bagi pembuat maupun pemakai potensial mengenai cara system berfungsi. Proses menghasilkan sebuah prototype disebut prototyping.

Jenis-jenis prototype
 Pengembangan Prototipe jenis I















Gambar 6.1 Prototipe I
















 Pengembangan Prototipe jenis II





























Gambar 6.2 Prototipe II



Keuntungan Prototyping
- Komunikasi antara analis system dan pemakai membaik
- Analis dapat bekerja dengan lebih baik dalam menentukan kebutuhan pemakai
- Pemakai berperan aktif dalam pengembangan system
- Spesialis informasi dan pemakai menghabiskan lebih sedikit waktu dan usaha dalam mengembangkan system
- Penerapan menjadi lebih mudah karena pemakai mengetahui apa yang diharapkan
Keuntungan ini memungkinkan prototyping menghemat biaya pengembangan dan meningkatkan kepuasan pemakai dengan system yang dihasilkan.

Potensi Kegagalan Prototyping
- Ketergesaan untuk membuat prototype mungkin menghasilkan jalan pintas dalam definisi permasalahan, evaluasi alternatif, dan dokumentasi.
- Pemakai mungkin mengharapkan sesuatu yang tidak realistis karena tertarik dengan prototipenya
- Prototipe jenis I mungkin tidak seefisien system yang dikodekan dalam bahasa pemrograman
- Hubungan komputer-manusia mungkin tidak mencerminkan teknik perancangan yang baik.

Kapan Prototyping digunakan?
- Resiko tinggi
Masalah tidak terstruktur baik, terdapat perubahan yang tinggi Dario waktu ke waktu, dan persyaratan data tidak menentu
- Pertimbangan Interaksi pemakai
Sistem menyediakan dialog on-line antara pemakai dan komputer mikro atau terminal
- Jumlah pemakai banyak
Kesepakatan mengenai rincian rancangan sukar dicapai tanpa pengalaman langsung
- Dibutuhkan penyelesaian yang cepat
- Perkiraan tahap penggunaan system yang pendek
- Sistem yang inovatif
- Perilaku pemakai yang sukar ditebak
Pemakai tidak mempunyai pengalaman sebelumnya dengan system.


DAFTAR PUSTAKA

Raymond McLeod, Jr, Sistem Informasi Manajemen, Prentice Hall, 1998

BONUS $100

Sound easy? Well it is! PtrVIPclub.com will pay you to receive and read email advertisements related to your selected interest. Introduce Pt...